03 Januari 2017

HIDUP KITA MENENTUKAN MASA DEPAN ANAK-ANAK KITA




Kalau dilihat dari keteurunan adam : Kain dan Habel  dan bagaimana Tuhan berkenan kepada persembahan Habel dan tidak berkenan kepada persembahan Kain, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Tuhan melihat kedalaman hati kita, Hati yang hidup bergaul dengan Tuhan, ternyata Hati kita adalah segala-galanya bagi Tuhan diatas semua persembahan yang dapat kita berikan kepada Tuhan


Setelah kain membunuh habel, Tuhan memberikan hukuman atas perbuatannya dengan mengutuk kain

Kejadian 4: 12-13
Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."

Namun Tuhan memberikan kasih karunianya kepada kain dan keturunannya
Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

sehingga lahirlha keturunan kain dengan latar belakang keturunannya menjadi pengusaha yang sukses, berikut salah satu keturunannya

Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh
Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.
Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.
Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi.

tapi setelah itu Tuhan membuat Adam dan hawa melahirkan Set mengantikan habel, Tuhan tidak berhenti atas rencananya yang semula dan tujuan Dia menciptakan manusia yaitu untuk hidup bergaul karib dengan-Nya.  dari keturunan Set kita melihat bagaimana keturuan Set merupakan keturunan yang menghasilkan orang –orang yang hidup bergaul dengan Tuhan.

Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.
Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."

Kalau kita bandingkan keturunan kain dan habel kita melihat bahwa HIDUP KITA ITU MENENTUKAN MASA DEPAN ANAK-ANAK KITA  SELANJUTNYA, kalau hidup kita takut akan Tuhan maka kita akan melahirkan generasi yang takut akan Tuhan, seperti Henokh dan Nuh, Tidak seperti kain dengan sudah payah dan kerja keras kain akhirnya mengejar kesusksesan mendirikan kota, dan keturunannya menjadi orang-orang yang berhasil tetapi kehidupannya jauh dari pada Tuhan
.

Jadi mana yang Anda pilih Kain atau Set ???? 
Hiduplah bergaul dengan Tuhan karena Tuhan mencari Hati yang mau bersekutu dengaNya, kita akan melihat keturunan kita adalah keturunan yang diberkati dan Hidup takut akan Tuhan.

01 Januari 2017

TUHAN MENCARI MANUSIA



Kejadian 3: 9
Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"

Disaat Adam dan Hawa mati secara roh dan jatuh dalam dosa kita tau mereka bersembunyi dihadapan Tuhan, kenapa ?

Ketika Adam dan Hawa hidup dalam ketidaksalahan moral (yaitu, sebelum kejatuhan), ketelanjangan tidak salah dan tidak membangkitkan perasaan malu, Akan tetapi setelah makan buah itu, kesadaran akan ketelanjangan menjadi terkait dengan keadaan manusia yang terjatuh. Karena ketelanjangan membawa kejahatan di dalam dunia, makanya Allah sendiri membuatkan pakaian yang dikenakan pada Adam dan Hawa dan kini Dia memerintahkan agar semua orang berpakaian dengan sopan , jadi kesimpulannya mereka mati secara Roh bukan secara fisik


Apa yang dilakukan Tuhan disaat mereka jatuh, Tuhan datang dan mencari manusia, dan bahkan membuatkan kepada mereka pakaian untuk di pakai,
Disaat Kita Jatuh dan melakukan kesalahan atau kegagalan Jangan Menjauh dari Tuhan Justru sebaliknya, sebelum kita datang kepada Tuhan , Tuhan sudah terlebih dahulu menunggu kita dan mencari Kita

Tuhan Tidak Pernah meninggalkan Adam dan Hawa , mungkin anda berkata bahwa sudah terlalu banyak anda mengecewakan Tuhan, melanggar perintah Tuhan, tidak taat, tidak peduli dengan apa yang Tuhan katakan. Tapi ketahuilha Tuhan tetap mencari kita seperti Dia mencari Adam dan Hawa,

Tetaplha Setia, mendekatlha kepada-Nya. Karena Tuhan memberikan kesempatan bagi orang yang mau mendekat dan kembali kepada Dia, Tuhan sanggup mengubah keadaan kita menjadi baik sekalipun kita tetap menerima akibat dari kesalahan kita. Jangan pernah menginggalkan Tuhan karena Dia tidak pernah meninggakan kita anakNya, Jangan pernah sia-siakan kesempatan yang Tuhan berikan, berubahlha bukan dan berjalan bersama dengan Tuhan kembali

20 Mei 2016

KENALI TUJUAN TUHAN DALAM HIDUP ANDA


Dimanapun kita ditempatkan, Tuhan selalu mempunyai Tujuan dalam hidup anda, baik itu dalam pekerjaan kita, komunitas, begitu juga didalam keluarga kita.

Untuk mengetahui Tujuan Allah dalam hidup kita, kita harus punya sikap hati :
1. Menyadari bahwa Tuhan mengasihi kita
2. Percaya kepada Tuhan dalam segala hal
3. Taat kepada Tuhan

Seringkali kita berusaha untuk taat kepada Tuhan namun gagal, karena kita berusaha untuk taat tanpa menyadari bahwa siapa dibalik pribadi yang kita ikuti.

Pada suatu kali anak saya meminta membelikan es krim kesukaannya, dan pada hari itu saya menjawab "nanti papi belikan tapi tidak hari ini, Ok", dan dia jawab "Ok papi", dia percaya apa yang saya katakan karena dia tau saya selalu menepati janji saya kepadanya, karena saya sayang kepada Dia, hubungan yang saya bagun dengan anak saya adalah hubungan saling mengasihi, dan itu harus kita bangun setiap hari dalam hidup kita bersama dengan Tuhan, seringkali kita sulit untuk taat kepada Tuhan karena hubungan kita dengan Tuhan tidak dibangun setiap hari, tanpa kita sadari kita menjadi tidak percaya bahwa Tuhan sangup memimpin hidup kita sehingga kita lupa dan berjalan dalam kesibukan kita.

Maukah kita membangun hubungan kita dengan Tuhan, belajarlha untuk setia dalam segala hal, firman Tuhan katakan :
"Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia."  Yohanes 14:23

kita harus menyadari sebelum kita mengasihi Tuhan, mulailha mengerti terlebih dahulu bahwa Bukan kita yang telah memilih Tuhan tapi Tuhan yang terlebih dahulu memilih dan mengasihi bahkan menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. jangan pernah lupa akan hal itu dalam perjalanan anda bersama dengan Tuhan, maka saya percaya kita akan memberikan hidup kita bagi-Nya bahkan kita bersedia melakukan apa saja yang menjadi kehendakNya dalam hidup kita setiap hari, Tuhan berjanji bahwa Dia akan Tinggal dan diam bersama kita dan menyertai kita, berjalan bersama kita melewati semua masalah dalam hidup kita, seperti 2000 tahun yang lalu Yesus berjalan ke bukit golgota Dia setia sampai Akhir karena kita, sampai saat ini Dia tetap setia dan menolong kita melewati segala badai dalam hidup kita , Tuhan menjanjikan kemenangan bagi yang mau setia dan taat kepadaNya karena Tuhan sudah membuktikannnya di kayu salib 2000 tahun yang lalu bagi kita. Tuhan akan menuntun anda dan menunjukan TujuanNya dalam hidup anda.


Sadarkah Anda bahwa kita sedang berjalan seperti bangsa israel berjalan, Tuhan sudah membawa kita keluar dari kegelapan, dan kita sekarang ada dipadang gurun menuju tanah perjanjian Namun seringkali kita sama seperti bangsa israel, sibuk mengejar uang dan kesenangan dunia ini, sehingga kita lupa Tujuan Tuhan dalam hidup kita, gambar diatas menunjukan kesibukan anak -anak Tuhan pada jaman sekarang, seperti halnya bangsa isrel mereka kuatir akan apa yang mereka makan dan minum, meraka bersunggut-sunggut dan tidak percaya bahwa Tuhan akan membawa mereka ke tanah perjanjian,  akhirnya karena ketidakpercayaan dan ketidak taatan mereka, Tuhan berjanji bahwa merka tidak akan masuk ke tanah perjanjian, tapi justru keturunan mereka lha yang mendapatkan janji itu.

Saudara dapat melihat ayat ayat dibawah ini menunjukan Penyertaan Tuhan terhadap bangsa Israel siang dan malam !

Kel 13:21  TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.

Nehemia 9:21  Empat puluh tahun lamanya Engkau memberikan mereka makan di padang gurun. Mereka tidak berkekurangan, pakaian mereka tidak rusak, dan kaki mereka tidak bengkak.

Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak." dan pada kenyatannya mereka tidak taat.

Ulangan 8:2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Tuhan berjanji
"dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." 2 Tawarikh 7:14

Mari kita berdoa dan katakan kepada Tuhan, Terima kasih Tuhan atas kesabaranMu atas hidup saya, Engkau mengasihi saya dan tidak ada janjimu yang gagal dalam hidup saya, Tunjukanlah jalanMu yah Tuhan supaya ku hidup menurut kehendakmu, taat dan percaya kepadamu.

"Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu."  Mazmur 86:11

Tuhan berjanji Sekalipun kita berjalan atau berada di padang gurun, Namun bersama Tuhan kita tidak akan kekeringan

Yesaya 41 : 18 “Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul dan membuat mata-mata air membual ditengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.”

07 Februari 2016

04 Februari 2016

Buah dari Kepercayaan adalah KESETIAAN


Iman adalah dasar dari hubungan kita dengan Allah melalui Anak-Nya.
"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibrani 11:6)

Firman Tuhan jelas mengatakan kepada kita bahwa apabla kita mau datang kepada Tuhan Kita Harus Percaya Bahwa Tuhan itu ada. Karena tanpa kepercayaan mustahil bagi kita untuk tetap setia kepada Tuhan dan janjiNya Karena BUAH dari kepercayaan adalah KESETIAAN

Kesetiaan adalah pilihan, saat keadaan senang  mudah untuk kita tetap setia, Tapi di saat keadaan memburuk disinilha kesetiaan kita diuji.

Kesetiaan bukanlha sesuatu yang mudah untuk dapat putuskan tiap tiap hari, kesetiaan merupakan sebuah perjalanan, sebuah proses tiap tiap hari untuk kita dapat percaya dan mengenal Tuhan dan jalan-jalannya , dan percayalha Tuhan selalu menyediakan rencana-Nya yang terbaik bagi hidup kita.

Karena kasihnya Yesus mati buat kita, Yesus Setia sampai akhir hidupNya untuk menebus dan menyelamatkan kita kembali, bagaimana dengan kita, percayakah kita kepadaNya? . . .

Yesus telah memberikan seluruh hidupNya bagi Engkau dan saya, Maukah kita memilih untuk tetap Setia dan percaya, sebab Dia tidak pernah meninggalkan kita seburuk apapun keadaan kita.

Tuhan sanggup membuat jalan yang tidak ada menjadi ada, disaat kita mau berkerjasama dengan Tuhan maka Tuhan pasti akan mengubah segala keadaanmu, sekalipun Dia  tidak pernah berjanji akan mengangkat masalah kita, namun Dia berjanji bahwa Dia akan menyertai dan berjalan bersama dengan kita, mengajar kita, sehingga kita menjadi pribadi yang kuat dan menjadi pribadi yang tau bagaimana meraih kemenangan dengan caranya Tuhan.

Ulangan 31: 6
”kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” karena Dialah jalan , kebenaran dan hidup

Amsal 17:17 
“seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran”.    

Selamat berjalan dengan Tuhan kembali saudaraku, GBU