04 November 2012

Hidup dari rhema

MAZMUR 119:130
"Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh."

Sebenarnya yang mengubah hidup kita bukan banyaknnya Firman yang kita terima atau dengar, tetapi dari berapa banyak Firman yang disaat di sampaikan itu menjadi Rhema dalam hidup kita, karena itulah yang dapat mengubah hidup kita. sehingga bukan menjadi patokan untuk menulis banyaknya ayat disaat kita mendengar kotbah serta kita menyalin setiap kata yang dikotbahkan diatas mimbar yang dapat mengubah hidup kita, tapi Tulislah dan catatlah ayat-ayat Firman yang anda tau bahwa  itu menjamah hidup anda dan anda mendapatkan pewahyuan yang baru mengenai firman yang anda dengar. inilah yang dinamakan Rhema / timbul iman. dan hal inilah yang dapat mengubah hidup kita.  

Firman Tuhan mengatakan, " bahwa kita harus hidup bukan hanya dari roti saja tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Sehingga disaat Rhema itu kita dapatkan, maka Rhema itu dapat membuat orang berbalik kepada Tuhan dan membuat kuasa Allah bekerja di dalam hidupnya.

Kenapa kita harus mendapat Rhema dari setiap Firman Tuhan yang kita dengar baik itu di gereja maupun di saat teduh ?, karena kalau tidak, disaat kita di bentur oleh janji Allah dengan fakta yang ada, dan fakta itu tidak sama dengan janji Allah yang kita terima, maka kita akan kompromi dengan fakta, dan akhirnya kita tidak melihat janji Tuhan itu terjadi didalam hidup kita, hanya karenakan kita tidak pernah mendapatkan Rhema (Iman) dari Firman yang kita dengar atau baca.

Contohnya dapat kita lihat di Yohanes 11:3-4 Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit." Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah , sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan." 
Apa yang terjadi disaat akhirnya Lazarus mati (Fakta) Tetapi Tuhan Yesus mengatakan Kalau Lazarus sedang tertidur (Iman). Di saat Fakta di beturkan oleh Iman, disaat itu lha Anda harus memilih. dan Maria memilih Iman , apa kata Maria kepada Yesus "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

Apa yang harus kita lakukan Disaat Janji Tuhan dan Fakta terjadi dalam hidup kita ?
  1. Hidup Dari Iman : Anda tau Pohon Kurma, Pohon Kurma selalu akan Tumbuh kebawah apabila kita berikan penghalang/sebuah batu diatasnya, Dia akan terus bertumbuh sampai akarnya sangat dalam tertanam di dalam tanah setelah itu baru Pohon kurma itu akan tumbuh Keatas serta menembus penghalang atau batu yang biasa sengaja di taruh diatasnya, karena kalau tidak di berikan penghalang atau batu maka Pohon kurma ini akan tumbuh keatas dan semakin besar, apa yang terjadi disaat badai datang di padang gurun maka pohon kurma ini akan roboh, tidak peduli sebesar apapun dia tumbuh.  Berbeda dengan pohon kurma yang di sengaja diberikan penghalang atau batu diatasnya, dengan tujuan agar akar-akarnya akan terlebih dahulu merambat cukup kuat ke bawah sehingga cukup kuat bertumbuh keatas untuk menggulingkan batu yang ada diatasnya, disaat badai sebesar apapaun datang, pohon kurma itu akan tetap berdiri dan tidak akan goyah sedikitpun. Contohnya dapat kita lihat di alkitab yaitu Abraham, Abraham begitu percaya akan janji Allah sekalipun rahim Sara sudah tertutup, apa yang membuat Abraham percaya ? karena Abraham hidup dalam Rhema(Iman).                                                  
  2. Harus ikuti Proses Tuhan : Terkadang Tuhan sengaja menunda supaya kita hidup karena iman dan bukan fakta, didalam Matius 14:22-23 disana di ceritakan apa yang terjadi disaat murid-muridNya ada dalam keadaan bimbang dan takut, karena ketakutan mereka membuat mereka dengan cepat menyangka Yesus adalah Hantu, karena mereka dikuasai ketakutan dan keraguan, tapi jawab Yesus : Ini Aku, janganlah takut. Masalahnya Tuhan tidak langsung menghentikan badai saat itu,  Tuhan mau murid-muirdnya tidak panik, tapi FOKUS kepada Firman Tuhan, Jadi Tuhan harus membereskan hati kita terlebih dahulu. seperti yang dikatakan di Yesaya 28:16 : "Orang yang percaya tidak akan gelisah hidupnya, karena dia punya dasar iman yang teguh." 
  3. Memiliki Bahasa Yang Sama Dengan Tuhan : Bahasa kita harus sama, karena kalau tidak sama, maka janji Tuhan tidak akan tergenapi dalam hidup kita, itulah sebabnya kenapa pentingnya kita hidup dalam Rhema/Iman, Tuhan tau betul kebutuhan kita, tapi Tuhan tidak pernah merespon kebutuhan, tapi Tuhan MERESPONI IMAN, Seperti perempuan pendarahan yang menjamah jubah Tuhan (lukas 8:50-51) Tuhan langsung berhenti saat itu karena dia merasakan ada kuasa yang keluar, tahukan anda berapa banyak yang menyentuh jubah Tuhan saat itu karena begitu banyak orang yang mengikuti Dia, tetapi kenapa disaat perempuan itu menjamah Jubah Yesus, Yesus langsung berhenti. Karena peremupan pendarahan itu menjamahnya dengan IMAN. kita harus menemukan IMAN/RHEMA  dari setiap firman yang kita baca/dengar, karena hanya itulah yang dapat mengubah hidup kita.
Mazmur 94:11-15
Disaat kita tidak/gagal berjalan dalam iman,  bukan berarti Tuhan menyerah terhadap kita dan janjinya tidak lagi berlaku atas kita,  ada saat nya Tuhan menunggu kita, disaat kita siap menerima Janji itu, 
 Janji yang tertunda bukan berarti Batal

   

0 komentar:

Posting Komentar