23 Januari 2013

Hidup yang di ubahkan

Saya tergerak sekali untuk membagikan kepada anda apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup saya. pada suatu malam saya terbangun dari tidur saya, dan ternyata istri saya belum juga tidur, dan  tiba-tiba dia ceritakan kepada saya bahwa dia mempunyai seorang teman yang kehidupan keluarganya tidak dalam kondisi baik, istri saya  sudah mencoba untuk mengajak temannya datang kegereja ditempat dimana kami berbakti sekarang, istri saya rindu agar kehidupan keluarga mereka dapat dipulihkan, tapi ternyata temannya sudah putus asa dengan kehidupan keluarga mereka, dan dia katakan kepada istri saya bahwa tidak ada satupun gereja dapat mengubah suaminya, mereka benar-benar putus asa. dan disinilah letak permasalahnnya, hal ini tiba-tiba sangat menganggu saya dan membuat saya tidak dapat tidur kembali, inilah yang mendorong saya untuk menulis dan membagikannya kepada anda apa yang  telah Tuhan kerjakan dalam hidup saya dan keluarga saya.

Perhatikan baik-baik :
"Sebuah Gereja tidak dapat mengubah seseorang, Hanya Tuhan yang dapat mengubah kita, tetapi Anda membutuhkan Gereja (keluarga, Pemimpin) untuk Tuhan dapat mengubah dan memproses hidup anda.  
 
Anda harus keluar dari zona nyaman anda untuk mengalami perubahan, selama anda tidak mau keluar dari zona nyaman tersebut, anda akan tetap berputar-putar dan tidak akan mengalami perubahan apapun dalam hidup anda. TIDAK AKAN PERNAH !!!, Percaya sama saya.

Anda mengenal Yusuf salah satu tokoh dalam alkitab bagaimana Tuhan mengangkat dan membuat perubahan terjadi dalam perjalanan hidupnya disaat ketidaknyamanan itu Dia jalani dengan SETIA. jadi tidak hanya melangkah tapi anda harus setia menjalaninya, saat itulah Anda memberikan kesempatan untuk Tuhan bekerja dalam hidup anda. tapi bagaimana anda dapat belajar setia kalau melangkah pun tidak untuk anda keluar dari zona nyaman anda.

Kalau saya bertanya kepada anda, sebenarnya apa yang terpenting dalam hidup kita ?
1. Tuhan
2. keluarga
3. Pelayanan
4. Pekerjaan/Bisnis
Saya pikir semua gereja Tuhan pun tau akan hal ini, tapi pada kenyataannya seringkali kita menganti menukarnya menjadi :
1. Tuhan
2. Pelayanan
3. Pekerjaan/Bisnis atau
4. keluarga
Keluarga ada diurutan terakhir, padahal keluarga mencerminkan kehidupan kita, disana karakter, kesaksian hidup dibangun, sebelumnya kami tau mengenai hal ini tapi sayangnya kami tidak hidup didalamnya, saya mengutamakan pelayanan dan perkerjaan saya dan keluarga tidak menjadi bagian terpenting dalam hidup saya, mungkin anda bertanya, bagaimana mungkin saya dapat melayani sedangkan hubungan keluarga saya tidak baik, tetapi itulah yang terjadi, saya menipu diri saya sendiri dan orang-orang yang saya layani, padahal jauh dalam hati saya, saya menemukan kekeringan, saya merasakan saya begitu jauh dari Tuhan, pelayananpun hanya  merupakan hanya sebuah rutinitas dan keharusan.

Saya sangat malu dengan kehidupan saya sendiri terutama terhadap istri saya, Dia merupakan saksi hidup dalam keluarga saya, kami tidak mampu untuk mengubah kehidupan rumah tangga kami menjadi lebih baik, seakan-akan semua jalan buntu didepan kami, selalu saja ada masalah yang tidak pernah selesai, kami selalu ribut, kelihatannya sepele tapi justru itu dampaknya besar dalam kehidupan kami, masalah kecil kalau di tumpuk dan tidak pernah ada jalan keluarnya akan menjadi masalah yang besar, tapi akhirnya disaat kami tau akan kebenaran itu, kami bisa mengatasi masalah-masalah yang katanya sepele justru itu memberikan perubahan yang besar bagi kehidupan kami dan bahkan orang-orang disekitar kami.  

Pada satu titik dalam kehidupan kami, saya mengajak istri, dan istri juga mengajak saya sepakat untuk berdoa mencari sebuah gereja dimana kita dapat bertumbuh kita rindu Hubungan kita dengan Tuhan, rumah tangga dan pelayanan kita dipulihkan. dan akhirnya kami menemukan sebuah gereja, selama 1/2 tahun lebih kami mengikuti, bertumbuh, dan keluarga kami dipulihkan dan akhirnya kami kembali mulai melayani, satu yang membuat kami sadar bahwa yang terpenting dalam kehidupan Yaitu Kami mengalami Perubahan Hidup, baik dalam hubungan saya dengan Tuhan, maupun keluarga saya, dan hal ini memberikan dampak kepada banyak orang di sekitar kami, terhadap keluarga saya, dan teman-teman saya. 

Pelayanan tidak lagi menjadi beban yang berat tapi menjadi sesuatu berarti bagi kami untuk kami menceritakan apa yang Tuhan sudah kerjakan dalam kehidupan kami, Mezbah Tuhan dibangun kembali dalam keluarga kami, kami bertemu dengan keluarga-keluarga didalam Tuhan yang mengasihi dan peduli terhadap kehidupan kami dan juga Tuhan memberikan pemimpin-pemimpin yang dapat kami jadikan contoh dan teladan dalam kehidupan kami, sehingga itu dapat kami aplikasikan juga dalam kehidupan dan pelayanan kami, apa yang kami dengar, apa yang kami lihat, apa yang kami rasakan, itulah yang kami bagikan kepada orang-orang di sekitar kami.

Pada suatu kali saya menghadiri kebaktian karena salah satu teman saya didalam Tuhan meninggal, dan salah satu gembala di gereja yang sekarang saya berbakti melayani di sana, karena memang yang meninggal merupakan salah satu jemaat dari gereja saya berbakti sekarang, setelah kebaktian selesai tanpa disengaja saya duduk dekat dengan gembala tersebut, dan Dia bertanya bagaimana saya bisa ada di gereja ini dan bagaimana saya bisa menemukan gereja ini (anda bisa klik disini GMS FAVOUR untuk membaca artikel saya ok!) dan juga dia bertanya latar belakang saya, di mana saya bergereja dulu dan saya terlibat dalam pelayanan apa saja dulu, saya mulai cerita disana, itu merupakan pembicaraan yang singkat untuk kita bisa saling mengenal tapi justru pembicaraan yang sangat singkat itu terbekas dalam hati dan pikiran saya sampai sekarang, sebuah kalimat yang membuka pikiran saya dan perjalanan saya bersama dengan Tuhan, gembala itu mengatakan bahwa didalam pelayanan kami yang terpenting adalah setiap orang mengalami PERUBAHAN HIDUP. inilah yang membedakannya dan itulah yang membuat gereja ini dapat berdiri sampai sekarang dan berkembang sampai sekarang. wow.......saya mulai mengerti bahwa kesaksian hidup itu begitu penting dalam kehidupan pemimpin-pemimpin dalam gereja ini, bagaimana kehidupan dalam keluarga mereka, dan bagaimana mereka memperlakukan/menghargai anak mereka, mendidik anak mereka, bagaimana mereka membangun hubungan mereka dengan Tuhan, dan bagaimana Tuhan membukakan kepada mereka pewahyuan-pewahyuan yang belum pernah saya dengar sebelumnya, apa yang mereka bagikan itu merupakan sesuatu yang RHEMA dalam hidup mereka, mereka telah melakukannya sebelum mereka membagikan, mereka menceritakan juga tentang kelemahan dan kegagalan mereka, bagaimana Tuhan mengajarkan kepada mereka bagaimana cara mengatasinya, dan apa yang harus mereka lakukan untuk memperbaiki kehidupan mereka, seringkali kesaksian sederhana yang mereka bagikan itu bahkan sepertinya hal-hal yang sepele yang terjadi dalam kehidupan keluarga mereka,  justru itu dapat menyentuh kehidupan para bapa, ibu dan anak-anak muda di gereja ini. dan memberikan dampak yang luas untuk jemaat mengalami perubahan, bukan hanya sekedar Firman tapi merupakan sebuah contoh atau teladan yang Tuhan kerjakan dalam hidup mereka, Ada sukcaita yang terpancar dari wajah-wajah mereka dan taukah anda itu tidak berasal dari luar atau karena keadaan tapi itu terpancar dari dalam hati mereka, sehingga tidak peduli apapun keadaan yang mereka sedang hadapi atau masalah yang terjadi dalam kehidupan mereka, itu tidak membuat mereka berhenti untuk setia mencari Tuhan.
Banyak perubahan yang terjadi dalam hidup kami dan itu tidak dapat digantikan oleh apapun, dan Tuhan berikan itu kepada orang yang di cintainya, Tuhan mengasihi keluarga saya dan Tuhan Juga mengasihi keluarga anda, jangan pernah putus asa, selalu ada jalan keluar bagi orang yang PERCAYA, benar sebuah gereja tidak dapat menyelamatkan anda tapi anda memerlukan gereja(keluarga) dan pemimpin untuk  memberikan contoh dan teladan kepada anda, anda memerlukan orang-orang yang dapat membuat anda mengerti bahwa tidak pernah ada yang mustahil bagi Tuhan, Dia Tuhan tidak pernah terlambat untuk bekerja dalam kehidupan mu, sebab Dia Setia. 

Berikan Tuhan kesempatan  dalam hidup mu untuk menunjukan bahwa Tuhan tidak pernah berdusta terhadap janji-janjinya, Jangan pernah menyesal atas apa yang sudah terjadi, jangan menyesal atas pernikahan mu, jangan menyesal kepada suami atau istri yang Tuhan telah taruh untuk menjadi pendamping dalam hidupmu karena Tuhan sangup mengubah segala susuatu mendatangkan kebaikan sekalipun keadaanmu sekarang tidak seperti yang kauharapkan, sekalipun pohon itu tidak lagi berbuah, tapi Tuhan sanggup membuat Pohon itu berbuah kembali, dan menghasilkan buah bahkan buah itu tidak hanya untuk dinikmati anda sendiri tapi Tuhan akan membuat orang-orang disekelilingmu menikmati buah dari pohon itu juga, pohon itu adalah kehidupanmu, hidup anda dan saya sangat berarti, jangan sia-sia kan hidup anda, hidup ini hanya sekali, jangan pernah menyerah, saya tidak pernah menyerah karena itu saya dapat membagikan kesaksian ini kepada anda, apa yang saya dapatkan bagi saya sangat mahal  dan itu tidak dapat saya beli dengan uang, namun ini merupakan kasih karunia Tuhan dalam hidup saya, saya membayar harganya, dan saya menemukannya,  harga yang saya bayar tidak lha seberapa kalau di banding apa yang saya temukan sekarang, ketahuilah tidak seorangpun atau siapapun dapat memberikan perubahan ini kepada anda, Hanya Tuhan. dan melalui gerejanya  anda akan melihat bagaimana Tuhan akan bekerja dalam hidupmu.

Kesaksian ini hanya sebagian kecil yang dapat saya bagikan kepada anda, dan saya berharap ini dapat mendorong anda untuk bangkit dan mencari Tuhan dan kebenaran-Nya . 

God Bless You Because He loves You  

17 Januari 2013

Anak yang Hilang

Kita harus memiliki beban bagi generasi ini.
Tanpa kita sadari kisah Anak yang hilang merupakan Gambaran kehidupan generasi bangsa kita sekarang.


Lukas 15:11-15 (gambaran anak bungsu)
Generasi anak yang ke-1 yaitu  anak bungsu:
1. Mereka hidup tanpa moral.
2. Mereka hidup tidak mau kerja keras (serba instan).
3. Lebih menuntut hak dari pada melakukan kewajiban (mereka tidak menghargai proses)
4. Mereka tidak menghargai apa yang namanya Hak, mereka berpikir keselematan itu nanti saja, mereka mengabaikan akan hak keselematan.
5. Mereka mencari kepuasan diri sendiri untuk memenuhi kekosongan dirinya

Lukas 15:28-30 (gambaran anak sulung)
Generasi anak yang ke-2 yaitu anak sulung :
1. Mereka merasa tidak di hargai.
Mereka melihat orang tuanya lebih mencintai uang dari pada keluarganya
2. Generasi luka batin.
Mereka tidak pernah dapat reward, tapi mereka hanya di tuntut prestasi. dan disaat mereka gagal mendapatkan prestasi mereka di tolak.
3. Mereka iri hati
Mereka berusaha untuk mencari sesuatu untuk kesanangan dirinya sendiri.
4. Sulit mengasihi orang lain, bagi mereka hanya aku dan aku.

Firman Tuhan mengatakan bahwa dari hati terpancar kehidupan, sehingga kita harus senantiasa menjaga hati kita. pertanyaannya kenapa kita harus menjaga hati kita :
Mari kita melihat apa yang terjadi dari kehidupan kain seorang yang tidak menjaga hatinya.

Keturunan kain dan habel
Kain melahirkan generasi yang sukses , tapi Habel melahirkan Generasi yang di berkati. kain melahirkan bangsa yang tidak takut akan Tuhan, dan akibatnya generasinya banyak yang mati dan binasa dan terlibat dengan kekerasan dan mempunyai latar belakang yang buruk di mata dunia,  tetapi di saat Kain melahirkan Henokh maka keturunanya menjadi berubah. Firman Tuhan mencatat : "Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya" Kejadian 4:17  Henokh melahirkan bangsa yang sukses dalam hal berbisnis  tapi apa yang menjadi perbedaannya.

Kalau kita menelursuri apa yang di bicarakan dalam keluarga kain atau apa yang di perbincangkan dalam meja makan selalu bisnis dan bisnis dan untuk itu kain sukses menjadi pebisnis yang handal.

Tetapi  berbeda untuk keturunan Henokh, Henokh melahirkan keturunan yang diberkati dan generasi yang mengubah dunia,  karena Henok menanmkan kepada keluarganya dan keturunannya hati yang takut akan Tuhan, dan pada generasi Henok lha Nama Tuhan mulai kembali di panggil.

Ketahuilah bahwa apa yang saudara bicarakan dalam keluarga anda itu menentukan akan menjadi seperti apa keluarga anda nantinya. dan tahukah anda bahwa dari keturunan kainlah banyak sekali yang binasa dan keturunan kain menghasilkan keturunan yang buruk dan tidak baik bagi mata dunia,





"Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu" Kejadian 12:1
Allah melahirkan generasi Abraham, Abraham menjadi bapa bagi banyak bangsa. Abraham mengajarkan hati yang takut akan Tuhan pada generasinya, ini lha yang membuat Abraham tidak hanya di berkati tapi menjadi bapa bagi segala bangsa.

Generasi ini atau kita sebagai orang yang dipilih Tuhan harus menjadi Terang bagi generasi ini, khususnya bagi anak-anak kita, kita harus dapat mengubah generasi dan bangsa yang besar ini, di mulai dari keluarga kita, apa yang kita ajarkan dan tanamkan itu menentukan bagaimana keluarga kita di berkati dan bagaimana keluarga kita menjadi dampak bagi bangsa ini. GBU

Di Tinggikan pada waktunya

1 Petrus 5:6
"Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah  kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati, "Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya."


Kita memiliki Allah yang sempurna, Tuhan tau bagaimana mempersiapkan kita dan membentuk kita, karena Tuhan mau kita bersinar, Tuhan mau mempromosikan kita, Tuhan mau kita menjadi garam dan terang Tuhan, Jadi kesimpulannya promosi adalah kehendak Tuhan dan keinginan Tuhan

Ketika Tuhan mempromosikan terkadang yang Tuhan lakukan adalah kita akan diangkat melebihi dari apa yang kita bayangkan dan pikirkan sebelumnya, karena saat Tuhan mengangkat kita maka keadaannya seperti mimpi. kita dapat melihat Daud, bagaimana Tuhan mempromosikan Daud pada masa mudahnya, tapi sebelumnya daud sudah melewati berbagai proses, sebelum Tuhan mengangkat Dia. firman Tuhan katakan bahwa bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah tapi Tuhan melihat hati, Tuhan telah membentuk hati daud dalam masa-masa hidupnya sebagai pengembala domba, Contoh kedua yaitu Yusuf, masa-masa sulit Yusuf tidak membuat Yusuf berubah setia atas janji-janji Tuhan yang di berikan dalam hidupnya melalui mimpinya, tetapi justru sebaliknya Yusuf tetap setia dan percaya bahwa mimpinya itu akan di genapi sekalipun dia harus melewati waktu yang panjang untuk melihat mimpinya itu di genapi. Hal inilah yang membuat Tuhan melihat dan meninggikan Yusuf pada waktunya.

"Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya" 1 Petrus 5:6 

Kalau kita mau di tinggikan pada waktunya, Firman tuhan katakan, "Rendahkan diri di bawah tangan Tuhyan yang kuat "  Maksudnya adalah :

1. Merendahkan hati untuk terus bergantung dan bersandar kepada Tuhan dan  mengandalkan Dia, Pada saat kita bersandar kepada Tuhan, maka Tuhan akan membawa kita ke tanah perjanjian. baik itu di dalam pelayanan, keluarga maupun karir kita. Janji Tuhan pasti akan di genapi.

2. Tuhan meletakan orang-orang yang ada di organisasi atau pemimpin yang mempunyai visi yang kuat, bertujuan untuk membentuk kita, dan Tuhan melihat bagaimana respon atau sikap kita terhadap mereka, hal ini dapat di nilai atau tercermin dari bagaimana kita respect terhadap mereka.

Untuk itu kualitas hati yang mau tunduk kepada otoritas yang lebih tinggi, sangat di cari oleh Tuhan, Firman Tuhan mengatakan disaat hambanya Elisa mengikuti Elia, Elisa sangat menghormati Elia karena sikapnya itulaa membuat pengurapan Elia turun kepada Elisa, sehingga Elisa di tinggikan pada waktunya.

"Yosua bin Nun, pelayanmu, dialah yang akan masuk ke sana. Berilah kepadanya semangat, sebab dialah yang akan memimpin orang Israel sampai mereka memiliki negeri itu." Ulangan 1:38
Tuhan membawa Yosua untuk menghadapi Tembok Yeriko yang begitu besar dan kuat, dan Tuhan membuktikan sebesar apapun Tembok yang ada dihadapan kita, Tuhan sanggup mengahncurkannya bersama dengan kita, dan sejak hari itu Yosua di promosikan dan diangkat menjadi pemimpin atas bangsa Israel, Selama kita berada dibawah tangan Tuhan yang kuat, maka Tuhan akan mengangkat hidup kita, tetapi kalau sebaliknya kita tidak berada di tangan Tuhan yang kuat maka Tuhan akan mengacungkan tanganNya kepada kita.

Filipi 2:19-20 juga dikatakan bagaimana Timotius mewakili Paulus untuk memikirkan Filipi, saat-saat semikian Timotius tahu waktunya bagaimana dia harus merendahkan diri, menundukan diri dengan paulus, dan sampai akhrinya Tuhan meninggikan Timotius untuk memimpin Filipi dan mempercayakan pelayanan yang luar bisa kepadaNya. 

Jadi teman-teman Tuhan punya waktu untuk mengangkat kita, dan sebalum waktu itu tiba, Tuhan tentu akan menbentuk dan memproses kita seperti Tuhan memproses Yusuf, Daud, Timotius, dan Yosua. sehingga disaat waktunya Tiba kita siap untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar. GBU            

16 Januari 2013

Investasikan Waktu Anda

Pada akhir zaman ini Tuhan rindu kita tidak lagi hidup untuk diri kita sendiri, tapi kita hidup untuk memberkati orang lain. dan itu yang menjadi kerinduan Tuhan pada akhir zaman ini bagi gerejaNya.

Baca: Lukas 1 :26-38
Dalam Lukas 1:26-38 mengatakan : " Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu"

Statment inilah yang membuat kenapa Maria dipilih dan di percaya Tuhan untuk sanggup menerima hal-hal yang  besar yang akan Tuhan percayakan dalam hidupnya.

Bagaimana dengan kita, apakah kita percaya bahwa Tuhan juga menyediakan hal-hal yang besar dalam hidup kita, sebelum sesuatu yang besar terjadi dalam hidup kita, Tuhan terlebih dahulu mempersiapkan kita untuk kita dapat menerima janji-janji-Nya, percayalah bahwa Tuhan selalu mengerjakannya dan mempersiapkan kita sebelum kita mampu untuk menerima hal-hal yang besar. Tuhan selalu memberikannya disaat kita siap menerimanya. untuk itu firman Tuhan mengatakan setialah dalam hal yang kecil maka Tuhan akan memberikan keadamu hal-hal yang besar untuk kamu mampu atau sangup untuk melakukannya.

Mari kita lihat apa yang Maria katakan : " Kita adalah = Hamba Tuhan" itu berarti  Maria mau mengatakan bahwa kita harus hidup bergantung penuh kepada Tuhan. Karena kita hanyalah Hamba.
Maria tau tanpa Tuhan segala sesuatu dalam hidupnya tidak akan menjadi siap, Maria mengerti bahwa tanpa Tuhan Maria tidak mungkin melahirkan sesuatu yang besar dalam hidupnya. itulah sebabnya kenapa Maria mengatakan bahwa dia hanyalha seorang Hamba.

Untuk melihat apa yang Tuhan sedang persiapkan dalam hidup kita kuncinya adalah kita harus belajar mengucap syukur dalam segala hal, adalah kerinduan Tuhan dari mulut kita lahir ucapan syukur atas apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita tiap-tiap hari. Seringkali kita selalu merasa tidak puas dalam hidup kita, sehingga hal ini lha yang selalu membuat kita sulit untuk melihat apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup kita, disaat janji-janji Tuhan belum di genapi dalam hidup anda, entah itu dalam perkerjaan anda, rumah tangga, bisnis, atau pun pelayanan anda, anda melihat bahwa janji Tuhan begitu sangat jauh untuk digenapi dalam hidup anda. ketahui lha bukan berarti janji itu di batalkan, tetapi Di tunda dalam hidup anda.

Sebab Tuhan lha yang memegang hidup kita sampai kapanpun

Sebagai orang tua kita selalu rindu dan ingin memberikan yang terbaik buat anak-anak kita. pernah suatu kali saya berjanji untuk memberikan apa yang anak saya impikan tapi dia harus memenuhi syarat untuk mendapatkannya, saya sebagai orang tua pasti sangat berharap dia dapat memenuhi persyaratan yang sudah kita sepakati dari awal, dan saya juga sudah mebelikan hadiah yang dia impikan itu, tapi yang terjadi justru anak saya gagal memenuhi persyaratan yang sudah kita sepakati dan dia mengakui kalau dia memang tidak bisa mendapatkan apa yang dia impikan karena dia telah gagal, sebagi orang tua ada perasaan sedih karena saya tidak dapat memberikan hadiah yang telah saya sediakan kepada anak saya. saya mencari segala cara untuk anak saya dapat menerima hadiah itu, saya kembalimenrundingkan kepada anak saya bahwa kesempatan masih ada untuk dia bisa mendapatkan hadiah itu, singkat cerita dngan segala upaya anak saya memenuhi persyaratan yang ada dan akhirnya dia mendapatkan hadiah impiannya itu, saya sebagai orang tua sangat senang sekali karena anak saya mendapatkan apa yang dia Impikan itu.

Tauhkah saudara disaat saudara gagal untuk menerima dari Tuhan, Tuhan memikirkan segala cara untuk memberikanya kepada kita ( Dia selalu merancangkan yang terbaik kepada kita), Tuhan tidak pernah berhenti dalam hidup kita, kalau begitu jangan pernah berhenti dan jangan pernah menyerah, terus persiapkan diri anda untuk menerima janji Tuhan dalam hidup anda.


Maria sudah melalui proses kematangan secara rohani,  Proses apa yang di lalui seorang Maria. :
Maria menginvestasikan waktunya untuk :
1. Menjaga Hidupnya dan mendisiplinkan hidupnya dari pada wanita-wanita yang lain.
    apa yang dapat kita pelajari dari sikap maria ini :
maria menjaga kekudusan dalam hidupnya, untuk itu sudah watunya kita tegas terhadap setan dan meninggalkan Dosa kita pada tahun ini ( supaya Tuhan tidak lagi menunda janjinya dalam hidup kita)

2. Bergaul karib dengan Roh kudus
   Miliki persekutuan bersama dengan Tuhan dan kuasai lha hidup anda, karena Tuhan sedang memproses hidup kita disaat kita bersekutu dengan Dia.

3. Tuhan sudah memberikan perangkat kepada maria untuk maria tidak Jatuh/gagal.
Tuhan sudah memberikan Firmannya, Dia berikan Roh kudus untuk memberikan sinyal kepada kita, Dia bahkan memberikan kita ada didalam suatu komsel untuk memberikan kepada kita saudara-saudara dan pemimpin-pemipin untuk membantu kita untuk sampai kepada rencana Allah.

4. Menjaga hidupnya dari apa yang dia ucapkan.
Seorang yang menjaga hidupnya adalah orang yang menjaga setiap Firman yang masuk didalamnya artinya apa yang sudah kita terima dari Tuhan harus kita hidupi, karena kalau apa yang kita terima tidak sama dengan apa yang kita katakan atau lontarkan baik itu dalam perkataan ataupun kehidupan kita maka itu dapat membuat kita tidak menerima janji Tuhan.

Kita harus bisa membedakan kata-kata positif dan kata-kata yang lahir dari Iman, Kata-kata positif itu ridak mengubahkan tapi kata-kata Iman itulah yang akan mengubah segala sesuatu dalam hidup kita. jadi pehatikan hidup anda apakah selama ini anda hidup dari Iman.


Warren Edward Buffer
Dia seorang menginvestasikan waktunya, pada masa mudanya sehingga sekarang dia menjadi orang terkaya di dunia menurut majalah Forbes mengalahkan Bill Gates, singkat cerita karena semasa hidupnya dia menginvestasikan waktunya dan mempersiapkan dirinya untuk terus belajar dan melakukan apa yang benar.
anda dapat membaca kisahnya disini Kisah kesuksesan Warren Edward Buffer








Kita harus mempersiapkan segala sesuatu dengan menginvestasikan waktu kita untuk Tuhan, sebelum perkara besar itu terjadi dalam hidup kita.

Yang Tuhan minta kepada muridnya cuma satu,
Maria sepakat dengan Tuhan itu terjadi karena seorang maria sudah mempersiapkan hidupnya dan menginvestasikan waktunya selama hidupnya. itulah yang membuat Tuhan mengerjakan sesuatu yang besar dan dampaknya sangat besar bagi dunia. (Jagalah hidup saudara). God Bless You.

Bagi Allah tidak ada yang mustahil bahwa Tuhan akan membuat kita termultiplikasi.

12 Januari 2013

Segala Sesuatu Mendatangkan Kebaikan

Seringkali permasalahan dan tekanan datang dalam hidup secara tiba-tiba, diluar dari apa yang bisa kita prediksi, mungkin kadang kita menyalahkan diri kita atau orang yang disekitar kita atas masalah yang menimpa hidup kita, dan akhirnya kita menyalahkan keadan dan kita berkhir dengan putus asa, tapi apa yang dikatakn firman Tuhan. Firman Tuhasn katakan :

"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah .."
Roma 8:28a


Setidaknya ada dua syarat atau kondisi yang harus kita penuhi supaya kita bisa melihat bahwa Allah turut bekerja dalam segala perkara yang kita hadapi untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

Kondisi yang pertama
Janji pada roma 8:28a ditujukan hanya bagi mereka yang mengasihi Tuhan. disaat persoalan hidup datang dalam hidup kita entah itu menyangkut keluarga, bisnis, keuangan, pekerjaan, ataupun pelayanan yang kita hadapi, pertama apa yang menjadi respon kita kepada Tuhan, apakah kita tetap mengasihi Dia, seringkali kita marah dan diam(putus asa), tidak lagi mau berdoa, kita mulai tidak percaya, disinilha kita di lihat. apakah kita Tetap Setia dan percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita disaat semuanya diijinkan terjadi dalam hidup kita.

Kondisi yang Kedua
Janji tersebut ditujukan kepada mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. orang yang hidup dalam rencana Tuhan, adalah orang yang tidak akan pernah goyah sekalipun bisnis mereka hancur, sekalipun persoalan rumah tangga tidak kunjung selesai, atau pelayanan mereka tidak ada perubahan, tapi Dia tetap percaya dan tetap menjalani dengan iman, bukan menjauhkan dirinya dari pelayanan, Dia tetap akan berusaha dan tetap bekerja, karena dia percaya bahwa tuhan sanggup mengubah keadaan ini menjadi sesuatu yang baik, karena segala sesuatunya bekerja bersama-sama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

1. Allah tidak pernah bekerja dengan memakai jalan pintas
Keluaran 13:17
 “Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; Sebab Firman Allah: ”Jjangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir. Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir”.

Bagi Allah proses terlebih penting dari pada jawaban Doa kita, seringkali kita segalanya kita mau cepat selesai dan serba instan. Tetapi Tuhan mau agar kita menjalani prosesnya. karena Tuhan tau kita mampu kalau kita percaya,  Ada banyak contoh di Alkitab orang-orang yang hidup dalam proses bukan serba cepat atau instan contohnya:

Musa: Musa ingin cepat menjadi seorang pemimpin tetapi apa yang terjadi untuk dia menjadi seorang pemimpin, Tuhan harus membawa dia ke padang gurun selama 40 tahun untuk memimpin bangsa Israel yang tegar tengkuk. dari sinilha kita melihat bagaimana Tuhan mempersiapkan Musa selama 40 Tahun.

2. Allah mau memakai setiap potensi yang kita miliki
Tuhan tidak pernah memberikan yang terbaik kepada orang yang malas dan tidak mau bekerja, jangan bermimpi bahwa Tuhan mau mengerjakan yang terbaik bagi masa depan kita, jika kita hanya tidur, malas dan bersantai-santai di rumah.Tuhan mau ada usaha yang harus kita lakukan, apabila kita baca di 2 Raja-raja 4:1-7.
Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya."Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak. Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!" Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang. Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: "Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi," tetapi jawabnya kepada ibunya: "Tidak ada lagi bejana." Lalu berhentilah minyak itu mengalir. Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu." 
 
Kita dapat melihat bahwa Tuhan tidak memberikan jawabannya atau pertolongannya langsung kepada perempuan itu tapi Tuhan mengajarkan kepadanya disaat dia mau bekerja dan berusaha maka Tuhan juga turut bekerja bersama-sama dia dan itu mendatangkan kebaikan bagi mereka. 

Jadi saya mengaja teman-teman jangan pernah berhenti dari fokus Anda sekalipun banyak hal yang kita tidak inginkan atau rencanakan terjadi dalam hidup kita, Tuhan sedang memproses kita dan Tuhan mau kita tetap berjalan dan tidak kehilangan Fokus dan janjiNya dalam hidup kita, karena Dia yang memberikan janji-Nya itu SETIA. GBU.

06 Januari 2013

Increase

KIta Hidup dari kasih karunia. itu yang di alami Yusuf. Karena Yusuf hidup dalam kasih karunia , dan kasih karunia itulah yang membuat Yusuf dapat Mengatasi Setiap Rintangan.dan membuat Yusuf tetap percaya pada janji-janji Alah dalam hidupnya.

Yusuf dibuang kedalam lubang sumur. Kemudian ia dikeluarkan dari lubang sumur dan dijual sebagai budak. Ia dimasukkan ke dalam penjara, tapi kemudian dikeluarkan dari sana. tidak peduli dimana Yusuf berada. Ia bangkit dari itu. dan Yusuf selalu berakhir di puncak. Tidak peduli, tidak peduli situasi apa yang ia alami. ia selalu melakukan yang terbaik, dia tidak mengeluh dan menyalahkan keadaan, da tidak putus asa, dan hilang pengharapan. tapi sebaliknya Yusuf selalu melakukan yang terbaik dalam hidupnya bahkan disaat janji Allah itu belum digenapi dalam hidupnya. Ia adalah budah yang terbaik, manajer terbaik, narapidana terbaik, ia menjadi peran utama dalam setiap keadaan dan naik ke puncak. ia mengalami banyak rintagan, tapi ia menunjukan bahwa setiap rintangan dapat diatasi.

1. KELUAR DARI KETIDAK NYAMANAN
Musuh akan datang kepada Anda setiap kali Anda mendapatkan sebuah impian. Anda mulai mengejarnya dan ia akan datang untuk mencuri itu dari Anda. ia akan berusaha membuat anda ragu. dan mebuat kita tidak mampu dan tidak sanggup.  sampai anda tidak lagi percaya bahwa janji-janji atau impian itu dapat digenapi dalam hidup Anda.

Disaat kita mengatakan bahwa " KITA BISA, atau SAYA BISA" tpi disaat rintangan itu datang , maka mereka kehilangan penglihatan akan impian itu. Mereka bersemangat disaat impian itu datang. tapi masalahnya mereka tidak berakar dan mereka hanya bertahan sebentar saja. Karena mereka melihat gunung-gunung besar yang menghalangi. itu tampak terlalu besar, terlalu berat, terlalu jauh, Kita dapat mempunyai Tujuan, Kita dapat mempunyai impian, tapi Tujuan atau impian tanpa Iman didalamnya, tidak akan pernah membuat kita sampai kepada tujuan kita. karena Tuhan tidak pernah berjanji bahwa jalan-jalan yang akan kila lalui itu mudah atau nyaman. karena untuk mencapai sesuatu yang besar. Anda harus membayar harganya untuk itu. 

Seringkali kenyamanan merampok Anda dari impian Anda, Seperti Yusuf, Anda harus memegang impian itu. tidak eduli apa yang terjadi. Yusuf diserang saudara-saudaranya, tapi ada masalah yang bahkan lebih besar yang menghalangi impiannya, sebelum semua itu terjadi. ia sudah hidup nyaman. Ia memiliki impian akan apa yang Allah ingin untuk Dia lakukan. tapi ia sdah senang hanya duduk di Rumah. ia sebenarnya tidak mengerjakan banyak hal. Itu adalah salah satu alasan saudara-saudaranya membenci dia, mereka yang mengerjakan semua tugas. 

Kenyamanan akan merampok Anda dari impian Anda. untuk mengeluarkan Anda dari kenyamanan Anda, Allah seringkali mengijinkan keadaan Anda untuk membat Anda tidak nyaman.

Kita dapat melihat sebuah kisah seekor rajawali, induk rajawali membangun sebuah sarang di tempat yang sangat tinggi disebuah sarang di tempat yang sangat tinggi disebuah jurang atau pohon yang tinggi. Mereka menjalin batang-batang yang mereka patahkan dan mereka meyatukannya bersama-sama menjadi sebuah sarang yang besar. Kemudian mereka mencabut bulu-bulu mereka dan menaruhnya didalam sarang sehingga itu akan empuk, lebut, dan nyaman. Kemudian mereka akan bertelur dan menantikan rajawali-rajawali untuk menetas.

 

Anak rajawali itu tinggal disarang yang hangat dan bagus, sangat Nyaman. itu lebut dan angin tidak dapat masuk. mereka hanya diam disana sepanjang hari sementara induknya membawakan makanan dan memelihara mereka. Mereka dapat melihat induk mereka terbang diawan-awan dan mereka berpikir akan menyenangkan untuk bisa melakukan itu suatu hari, tapi untuk sekarang mereka benar-benar nyaman didalam sarang.


Mereka mendapatkan sebuah impian, tapi mereka tidak melakukan apapun untuk mengejarnya karena di mana mereka tinggal sangat nyaman. Kemudian hari itu tiba ketika induknya memutuskan sudah saatnya anak-anak mereka untuk terbang dan mengurus diri mereka sendiri. Mereka menatap anak-anak mereka dan berkata, "Kalian sudah cukup gemuk." Mereka mulai menarik bulu-bulu itu dan membuangnya. Tidak dibuthkan waktu lama sebelum angin yang dingin mulai bertiup didalam sarang itu. Anak-anak rajawali itu mulai gemetar sedikit.

  

Kemudian ranting-ranting itu mulai menusuk mereka. Sarang itu mulai menjadi tidak nyaman. Tidak dibutuhkan waktu lama sebelum mereka tidak tahan lagi. Mereka melompat ke ujung sarang itu. Induknya melihat mereka dan tiba-tiba memukul punggung mereka dan menjatuhkan mereka keluar dari sarang. 


Sekarang mereka harus melakukan sesuatu. Itu adalah naluriah. Mereka mulai mengepakkan sayap-sayap mereka karena ketakutan. Mereka akan jatuh ke tanah.Induk mereka tidak meninggalkan mereka sendiri. Ia menunggu sebentar dan kemudian melesat turun dan menangkap mereka sebelum mereka jatuh ke bawah. Ia memberi mereka kembali ke sarang dan menaruh mereka di TEPI SARANG ITU. ia memberi mereka sedikit waktu untuk tenang dan kemudian MEMUKUL mereka sekali lagi dan mereka mengulanginya lagi. ia TERUS MELAKUKAN itu sampai mereka belajar mengepakkan sayap-sayap mereka sampai bisa mendarat sendiri.  dan tidak lama kemudain mereka terbang seperti rajawali.



Allah menaruh impian itu di dalam hati kita dan. terkadang, satu-satunya hal yang mengeluarkan kita dari kenyamanan adalah sebuah situasi dalam hidupp kita yang membuat kita bergerak. Allah tidak melukai kita. Tetapi Allah mengijinkan segala sesuatu terjadi untuk memotivasi kita.

Misalnya . Kalau Kita di beritahukan bahwa kita harus makan dengan benar dan mempunyai waktu untuk berolah raga. Anda mungkin setuju dengan hal itu. tapi itu tidak berarti Anda akan berusaha melakukannya. tetapi ketika Docter berkata, "jika kamu tidak mengubah pola makanmu, maka kamu akan mati."  Anda tiba-tiba menjadi termotivasi. Tidak harus menunggu ketidaknyamanan itu datang dalam hidup kita untuk kita berubah, adalah jauh lebih mudah kita berubah sebelum semuanya itu datang.

Itulah yang membuat Yusuf berbeda. Dia sudah mempersiapkan jauh sebelumnya, sehingga disaat impian yang tuhan berikan kepadanya itu jauh dari situasi yang dia hadapi dalam hidupnya itu tidak membuat Yusuf mundur, tetapi justru disitulah karakter Yusuf terbentuk dan membuatnya taat kepada impian itu.

Renungkan tentang berapa banyak orang-orang diperjanjian lama yang harus pindah dari kenyamanan mereka karena Allah memerintahkan mereka untuk bergerak.

Abraham harus meninggalkan negerinya dan keluarganya. semua kemanannya. Allah bahkan tidak memberitahukan kemana tujuannya, Allah hanya berkata, "negeri yang akan kutunjukan kepadamu." Itu sangat tidak aman. Tapi Abraham percaya kepada Allah dan ia pindah. karena itu ia menerima janji-janji itu.

Daud meningalkan keamanan dan kenyamanan menjaga domba-dombanya untuk pergi dan menghadapi seorang raksasa. dan daud memperolah sebuah kerajaan. 

Yakub meninggalkan rumahnya untuk pergi ke negeri yang jauh dimana ia tidak mengenal seorangpun dan tidak memiliki apapun. Ia kembali sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Allah selalu membawa kita keluar dari kenyamanan kita supaya kita dapat mengahadapi ketakutan kita dan masuk dalam iman dan mempercayai Allah untuk janji-janjinya di genapi dalam hidup kita.


2. ALLAH MELIHAT HATI
Allah melihat hati,bukan pada garis keturunan, jika Anda berpikir Anda tidak dapat susses  karena Anda miskin, maka Anda belum mengerti cara kerja Allah, Ia selalu memberikan pilihan kepada mereka yang mau melakukan segala sesuatu dengan cara-Nya, terlepas dari mana mereka memulai.


Kita banyak melihat hal ini di alkitab. Efraim dan manasye bukanlha yang pertama dan tidak akan menjadi contoh terakhir, Yakub sendiri bukanlha anak sulung, secara kasat mata, kakaknya Esau seharusnya mendapatkan warisan dan berkat itu, tetapi esau menukarnya. yakub bersedia, jadi Allah memberkati dia daripada anak sulung. 

Kain adalah anak sulung, tapi Allah memilih persembahan adiknya, Habel. Alasannya kerena sikap yang habel miliki.

Perbedaannya adalah Habel membawa yang terbaik yang ia miliki. Kain hanya membawa seadanya.
Pada awal Adam seharusnya menjadi penguasa bumi. tapi ia kehilangan itu melalui dosa. warisan itu di turunkan kepada Adam kedua. kepada Yesus Kristus, Yang datang dalam ketaatan dan melakukan  kehendak Bapa.

Allah tidak memberikan pilihan kepda orang yang kita pikir seharusnya Ia pilih. Ia tampak memilih yang kedua, bukan karena alasan lain selain sikap hati, bahkan bangsa israel menggambarkan hal ini. Mereka adalah umat pilihan Allah, diberikan posisi tertinggi di dunia, kesanyangan Allah. melalui merekalha Mesias di lahirkan ke dalam dunia ini. Masalahnya adalah Allah bermaksud agar mereka menggunakan posisi kemrahan itu untuk menjadi berkat bagi dunia. Sebaliknya mereka menjadi sombong dan mulai menghindari seluruh dunia. Ketika Mesias datang. Mereka sepenuhnya menolak Dia. Yahanes 1:10 memberitahukan kita bahwa Yesus datang kepada milik kepunyaan-Nya dan milik kepunyaan-Nya itu tidak menerima Dia. Akibatnya Allah menolak mereka dan pergi kepada mereka yang mau menerimaNya. Allah meresponi kepada "barang-siapa yang mau", barangsiapa yang mau meresponi Dia, barang-siapa yang mau menaati Dia, barang-siapa yang mau melangkah keluar dan mulai maju ke depan dalam mendamaikan dunia bagi kerajaan-Nya.


Jadi teman-teman Allah mlihat hati kita yang mau dan bersedia menerima dan mengikuti Dia, pada tahun 2013 ini mari kita tidak fokus terus kepada kekuatiran kita, seperti yang dikatakan di Matius 6:25-32, tapi lihatlha  bahwa Tuhan hendak membuat kita meningkat ke level yang lebih tinggi, dia hendak memulihkan kehidupan keluarga, bisnis, pekerjaan, dan pelayanan kita. Tapi yang Tuhan minta untuk kita mengerti bahwa disaat Tuhan hendak mengangkat kita dan memberikan sesuatu yang baru  yang belum pernah kita dengar, yang belum pernah kita lihat, dan bahkan yang belum pernah timbul dalam hati kita, tapi itu diberikan kepada orang yang mengasihi Dia. jadi mulailah keluar dari kenyamanan Anda dan berikan hati yang mau di bentuk dan percaya lha kepada-Nya, Firman Tuhan katakan maka Dia akan bertindak memulihkan keadaanmu dan memberkati usahamu, dan mengangkat engkau tinggi sehingga kita menang di dalam aspek kehidupan kita. 

  Persiapkan diri Anda untuk menerima Peningkatan di Tahun 2013 ini. Percaya kepada janji-janji-Nya OK. GBU

Mazmur 37:5
" Serahkanlha hidupMu kepada Tuhan, dan percaya lha kepada-Nya, 
dan Ia akan bertindak"



04 Januari 2013

Pujian dan Penyembahan Part 4

Dalam Pelayanan pujian dan penyembahan Skill merupakan bagian terpenting dalam melayani, karena tanpa Skill Anda tidak dapat memberikan yang terbaik yang dapat Anda berikan, dan Skill itu tidak datang secara tiba-tiba atau dalam waktu singkat tiba-tiba kita menjadi pinter menyanyi atau bermain musik, tetapi skill itu datang dari sebuah kerja keras. sehingga sekalipun anda melihat seorang yang sudah memiliki jam terbang tinggi pun tetap harus belajar dan berlatih terus, karena dia tau :

 "Persiapan yang terbaik menghasilkan pelayanan yang terbaik"

Pelayanan pujian yang benar bukan berbicara tentang kita tapi berbicara tentang Tuhan. jadi kita harus memahami itu sehingga kita masuk dalam pelayanan ini bukan untuk mencari ketenaran atau dilihat hebat tapi pelayanan ini harus dapat berbicara kepada banyak orang apa yang Tuhan telah kerjakan dalam hidup kita. sehingga disaat kita menyanyikan sebuah lagu atau bermain musik maka itu sanggup menarik hadirat Tuhan turun dan menjamah setiap orang yang mendengarnya.

Ada kuasa dalam puji-pujian, karena pujian dapat mengubah hati kita dan Pujian dapat bericara kepada kita disaat tidak ada satu katapun yang dapat mengubah kita
Pelayanan Pujian dan Penyembahan tidak sekedar kita memiliki suara yang bagus atau talenta, tapi pelayanan pujian dan penyembahan juga berbicara tentang membangun diri sendiri artinya kita harus hidup untuk mau di ajar dan di bentuk seperti yang Tuhan mau. dan seringakali Tuhan membentuk kita dan mengajar kita dengan orang-orang yang paling dekat dengan kita.

Pujian dan penyembahan ada kaitannya dengan Penundukan diri, dan kalau kita berbicara tentang penundukan diri kita kepada pemimpin, seringkali sulit kita mau mengikuti apa yang di katakan pemimpin, karena kunci dari penundukan diri adalah belajar lha untuk tidak melihat dari kelemahan dan kekurangan pemimpin tersebut tapi di lihat berdasarkan Firman Tuhan, mari saya jelaskan bagaimana kita dapat hidup untuk mengikuti pimpinan Tuhan di mulai dari kita Tunduk kepada pemimpin kita, karena Firma tuhan mengatakan kita tidak dapat Tunduk kepada Allah yang tidak kelihatan, kalau kita sendiri tidak dapat tunduk kepada pimimpin kita yang kelihatan.

Terkadang adakalanya Promosi itu datang dalam hidup kita, tapi perlu kita ketahui seringakali promosi datang bukan dalam waktu kita tapi dalam waktunya Tuhan, apa yang membuat kita di promosikan atau di angkat lebih tinggi oleh Tuhan bukan jam terbang kita yang tinggi dan kehebatan kita dalam pelayanan ini, tetapi di lihat dari bagaimana kita mengijinkan Tuhan membentuk karakter kita dalam pelayanan ini : 
Misalnya :  
1. Bagaimana Anda membedakan Kritik dan masukan, Kalau Kritik selalu menyampaikan hal-hal yang negatif, sedangkan Masukan itu adalah usulan (sesuatu yang positif), belajar lha untuk tidak mengkritik pemimpin yang Tuhan sudah tempatkan dalam pelayanan Anda, tapi belajar untuk berkomunikasi dengan memberikan usulan sekalipun usulan anda tidak di terima tidak menjadi masalah yang terpenting apa yang menjjadi keputusan pemimpin anda percaya lha bahwa Tuhan akan turut berkerja di dalamnya.

2. Bagaimana kalau terjadi Konflik dengan Pemimpin Kita, apa yang harus kita lakukan untuk menyelesaikan konflik tersebut, pertama yang tidak seharusnya kita lakukan adalah jangan Curhat ke teman anda yang tempat nya setara dengan anda bahkan dibawah anda, nah itu tidak akan mendatang kan solusi tapi akan berkembang menjadi gosip. percayalha yang di bawah anda belum tentu dapat melihat apa yang dapat dilihat oleh pemimpin Anda, Jadi sebaiknya Anda curhat kepada pemimpin tersebut/ memakai otoritas yang lebih tinggi, hal-hal seperti inilah yang membuat kita terhindar dari perpecahan di gereja. ok.

3. Dan perhatikan bagaimana penyampain kita dengan pemimpin kita. belajar untuk berkomunikasi dengan baik dan tidak mengedepankan ego atau pendapat anda yang harus di dengar tapi belajar lha juga untuk mendengar dan memahami apa yang menjadi kerinduan dari pemimpin kita.

4. Seringkali kalau masalah tidak selesai maka yang timbul adalah kita menjadi sakit hati dengan pemimpin kita. nah sekarang bagaimana kita mengatasi sakit hati apabila itu terjadi kepada kita dengan pemimpin kita, yang harus Anda lakukan yaitu belajar untuk menyelesaikannya bukan sebaliknya Anda lari dari masalah anda dan tidak mau menyelesaikannya, Apabila itu terjadi maka kita akan terus berputar-putar dipadang gurun, dan kita tidak akan pernah keluar dari masalah itu dan menang, dan kita dimanapun kita berada kita akan menemukan masalah yang sama berulang kali, Tuhan mau kita menang, jadi jangan pernah lari tapi hadapi untuk diselesaikan sekalipun pada akhirnya anda harus berani minta maaf kalau ternyata Anda salah. ok. 

Sekali lagi Penyembahan tidak berbicara tentang lagu, musik atau suara yang bagus tapi berbicara tentang PERSEMBAHAN HIDUP.

Sekian apa yang dapat saya bagikan tentang pelayanan Pujian dan peyembahan saya berharap artikel ini membuat anda memiliki jam -jam lebih banyak lagi untuk bersekutu dengan Tuhan karena itulah persembahan hidup kita dalam pelayanan ini. GBU