17 Januari 2013

Anak yang Hilang

Kita harus memiliki beban bagi generasi ini.
Tanpa kita sadari kisah Anak yang hilang merupakan Gambaran kehidupan generasi bangsa kita sekarang.


Lukas 15:11-15 (gambaran anak bungsu)
Generasi anak yang ke-1 yaitu  anak bungsu:
1. Mereka hidup tanpa moral.
2. Mereka hidup tidak mau kerja keras (serba instan).
3. Lebih menuntut hak dari pada melakukan kewajiban (mereka tidak menghargai proses)
4. Mereka tidak menghargai apa yang namanya Hak, mereka berpikir keselematan itu nanti saja, mereka mengabaikan akan hak keselematan.
5. Mereka mencari kepuasan diri sendiri untuk memenuhi kekosongan dirinya

Lukas 15:28-30 (gambaran anak sulung)
Generasi anak yang ke-2 yaitu anak sulung :
1. Mereka merasa tidak di hargai.
Mereka melihat orang tuanya lebih mencintai uang dari pada keluarganya
2. Generasi luka batin.
Mereka tidak pernah dapat reward, tapi mereka hanya di tuntut prestasi. dan disaat mereka gagal mendapatkan prestasi mereka di tolak.
3. Mereka iri hati
Mereka berusaha untuk mencari sesuatu untuk kesanangan dirinya sendiri.
4. Sulit mengasihi orang lain, bagi mereka hanya aku dan aku.

Firman Tuhan mengatakan bahwa dari hati terpancar kehidupan, sehingga kita harus senantiasa menjaga hati kita. pertanyaannya kenapa kita harus menjaga hati kita :
Mari kita melihat apa yang terjadi dari kehidupan kain seorang yang tidak menjaga hatinya.

Keturunan kain dan habel
Kain melahirkan generasi yang sukses , tapi Habel melahirkan Generasi yang di berkati. kain melahirkan bangsa yang tidak takut akan Tuhan, dan akibatnya generasinya banyak yang mati dan binasa dan terlibat dengan kekerasan dan mempunyai latar belakang yang buruk di mata dunia,  tetapi di saat Kain melahirkan Henokh maka keturunanya menjadi berubah. Firman Tuhan mencatat : "Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya" Kejadian 4:17  Henokh melahirkan bangsa yang sukses dalam hal berbisnis  tapi apa yang menjadi perbedaannya.

Kalau kita menelursuri apa yang di bicarakan dalam keluarga kain atau apa yang di perbincangkan dalam meja makan selalu bisnis dan bisnis dan untuk itu kain sukses menjadi pebisnis yang handal.

Tetapi  berbeda untuk keturunan Henokh, Henokh melahirkan keturunan yang diberkati dan generasi yang mengubah dunia,  karena Henok menanmkan kepada keluarganya dan keturunannya hati yang takut akan Tuhan, dan pada generasi Henok lha Nama Tuhan mulai kembali di panggil.

Ketahuilah bahwa apa yang saudara bicarakan dalam keluarga anda itu menentukan akan menjadi seperti apa keluarga anda nantinya. dan tahukah anda bahwa dari keturunan kainlah banyak sekali yang binasa dan keturunan kain menghasilkan keturunan yang buruk dan tidak baik bagi mata dunia,





"Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu" Kejadian 12:1
Allah melahirkan generasi Abraham, Abraham menjadi bapa bagi banyak bangsa. Abraham mengajarkan hati yang takut akan Tuhan pada generasinya, ini lha yang membuat Abraham tidak hanya di berkati tapi menjadi bapa bagi segala bangsa.

Generasi ini atau kita sebagai orang yang dipilih Tuhan harus menjadi Terang bagi generasi ini, khususnya bagi anak-anak kita, kita harus dapat mengubah generasi dan bangsa yang besar ini, di mulai dari keluarga kita, apa yang kita ajarkan dan tanamkan itu menentukan bagaimana keluarga kita di berkati dan bagaimana keluarga kita menjadi dampak bagi bangsa ini. GBU

0 komentar:

Posting Komentar