06 Januari 2013

Increase

KIta Hidup dari kasih karunia. itu yang di alami Yusuf. Karena Yusuf hidup dalam kasih karunia , dan kasih karunia itulah yang membuat Yusuf dapat Mengatasi Setiap Rintangan.dan membuat Yusuf tetap percaya pada janji-janji Alah dalam hidupnya.


Yusuf dibuang kedalam lubang sumur. Kemudian ia dikeluarkan dari lubang sumur dan dijual sebagai budak. Ia dimasukkan ke dalam penjara, tapi kemudian dikeluarkan dari sana. tidak peduli dimana Yusuf berada. Ia bangkit dari itu. dan Yusuf selalu berakhir di puncak. Tidak peduli, tidak peduli situasi apa yang ia alami. ia selalu melakukan yang terbaik, dia tidak mengeluh dan menyalahkan keadaan, da tidak putus asa, dan hilang pengharapan. tapi sebaliknya Yusuf selalu melakukan yang terbaik dalam hidupnya bahkan disaat janji Allah itu belum digenapi dalam hidupnya. Ia adalah budah yang terbaik, manajer terbaik, narapidana terbaik, ia menjadi peran utama dalam setiap keadaan dan naik ke puncak. ia mengalami banyak rintagan, tapi ia menunjukan bahwa setiap rintangan dapat diatasi.

1. KELUAR DARI KETIDAK NYAMANAN
Musuh akan datang kepada Anda setiap kali Anda mendapatkan sebuah impian. Anda mulai mengejarnya dan ia akan datang untuk mencuri itu dari Anda. ia akan berusaha membuat anda ragu. dan mebuat kita tidak mampu dan tidak sanggup.  sampai anda tidak lagi percaya bahwa janji-janji atau impian itu dapat digenapi dalam hidup Anda.

Disaat kita mengatakan bahwa " KITA BISA, atau SAYA BISA" tpi disaat rintangan itu datang , maka mereka kehilangan penglihatan akan impian itu. Mereka bersemangat disaat impian itu datang. tapi masalahnya mereka tidak berakar dan mereka hanya bertahan sebentar saja. Karena mereka melihat gunung-gunung besar yang menghalangi. itu tampak terlalu besar, terlalu berat, terlalu jauh, Kita dapat mempunyai Tujuan, Kita dapat mempunyai impian, tapi Tujuan atau impian tanpa Iman didalamnya, tidak akan pernah membuat kita sampai kepada tujuan kita. karena Tuhan tidak pernah berjanji bahwa jalan-jalan yang akan kila lalui itu mudah atau nyaman. karena untuk mencapai sesuatu yang besar. Anda harus membayar harganya untuk itu. 

Seringkali kenyamanan merampok Anda dari impian Anda, Seperti Yusuf, Anda harus memegang impian itu. tidak eduli apa yang terjadi. Yusuf diserang saudara-saudaranya, tapi ada masalah yang bahkan lebih besar yang menghalangi impiannya, sebelum semua itu terjadi. ia sudah hidup nyaman. Ia memiliki impian akan apa yang Allah ingin untuk Dia lakukan. tapi ia sdah senang hanya duduk di Rumah. ia sebenarnya tidak mengerjakan banyak hal. Itu adalah salah satu alasan saudara-saudaranya membenci dia, mereka yang mengerjakan semua tugas. 

Kenyamanan akan merampok Anda dari impian Anda. untuk mengeluarkan Anda dari kenyamanan Anda, Allah seringkali mengijinkan keadaan Anda untuk membat Anda tidak nyaman.

Kita dapat melihat sebuah kisah seekor rajawali, induk rajawali membangun sebuah sarang di tempat yang sangat tinggi disebuah sarang di tempat yang sangat tinggi disebuah jurang atau pohon yang tinggi. Mereka menjalin batang-batang yang mereka patahkan dan mereka meyatukannya bersama-sama menjadi sebuah sarang yang besar. Kemudian mereka mencabut bulu-bulu mereka dan menaruhnya didalam sarang sehingga itu akan empuk, lebut, dan nyaman. Kemudian mereka akan bertelur dan menantikan rajawali-rajawali untuk menetas.

 

Anak rajawali itu tinggal disarang yang hangat dan bagus, sangat Nyaman. itu lebut dan angin tidak dapat masuk. mereka hanya diam disana sepanjang hari sementara induknya membawakan makanan dan memelihara mereka. Mereka dapat melihat induk mereka terbang diawan-awan dan mereka berpikir akan menyenangkan untuk bisa melakukan itu suatu hari, tapi untuk sekarang mereka benar-benar nyaman didalam sarang.


Mereka mendapatkan sebuah impian, tapi mereka tidak melakukan apapun untuk mengejarnya karena di mana mereka tinggal sangat nyaman. Kemudian hari itu tiba ketika induknya memutuskan sudah saatnya anak-anak mereka untuk terbang dan mengurus diri mereka sendiri. Mereka menatap anak-anak mereka dan berkata, "Kalian sudah cukup gemuk." Mereka mulai menarik bulu-bulu itu dan membuangnya. Tidak dibuthkan waktu lama sebelum angin yang dingin mulai bertiup didalam sarang itu. Anak-anak rajawali itu mulai gemetar sedikit.

  

Kemudian ranting-ranting itu mulai menusuk mereka. Sarang itu mulai menjadi tidak nyaman. Tidak dibutuhkan waktu lama sebelum mereka tidak tahan lagi. Mereka melompat ke ujung sarang itu. Induknya melihat mereka dan tiba-tiba memukul punggung mereka dan menjatuhkan mereka keluar dari sarang. 


Sekarang mereka harus melakukan sesuatu. Itu adalah naluriah. Mereka mulai mengepakkan sayap-sayap mereka karena ketakutan. Mereka akan jatuh ke tanah.Induk mereka tidak meninggalkan mereka sendiri. Ia menunggu sebentar dan kemudian melesat turun dan menangkap mereka sebelum mereka jatuh ke bawah. Ia memberi mereka kembali ke sarang dan menaruh mereka di TEPI SARANG ITU. ia memberi mereka sedikit waktu untuk tenang dan kemudian MEMUKUL mereka sekali lagi dan mereka mengulanginya lagi. ia TERUS MELAKUKAN itu sampai mereka belajar mengepakkan sayap-sayap mereka sampai bisa mendarat sendiri.  dan tidak lama kemudain mereka terbang seperti rajawali.



Allah menaruh impian itu di dalam hati kita dan. terkadang, satu-satunya hal yang mengeluarkan kita dari kenyamanan adalah sebuah situasi dalam hidupp kita yang membuat kita bergerak. Allah tidak melukai kita. Tetapi Allah mengijinkan segala sesuatu terjadi untuk memotivasi kita.

Misalnya . Kalau Kita di beritahukan bahwa kita harus makan dengan benar dan mempunyai waktu untuk berolah raga. Anda mungkin setuju dengan hal itu. tapi itu tidak berarti Anda akan berusaha melakukannya. tetapi ketika Docter berkata, "jika kamu tidak mengubah pola makanmu, maka kamu akan mati."  Anda tiba-tiba menjadi termotivasi. Tidak harus menunggu ketidaknyamanan itu datang dalam hidup kita untuk kita berubah, adalah jauh lebih mudah kita berubah sebelum semuanya itu datang.

Itulah yang membuat Yusuf berbeda. Dia sudah mempersiapkan jauh sebelumnya, sehingga disaat impian yang tuhan berikan kepadanya itu jauh dari situasi yang dia hadapi dalam hidupnya itu tidak membuat Yusuf mundur, tetapi justru disitulah karakter Yusuf terbentuk dan membuatnya taat kepada impian itu.

Renungkan tentang berapa banyak orang-orang diperjanjian lama yang harus pindah dari kenyamanan mereka karena Allah memerintahkan mereka untuk bergerak.

Abraham harus meninggalkan negerinya dan keluarganya. semua kemanannya. Allah bahkan tidak memberitahukan kemana tujuannya, Allah hanya berkata, "negeri yang akan kutunjukan kepadamu." Itu sangat tidak aman. Tapi Abraham percaya kepada Allah dan ia pindah. karena itu ia menerima janji-janji itu.

Daud meningalkan keamanan dan kenyamanan menjaga domba-dombanya untuk pergi dan menghadapi seorang raksasa. dan daud memperolah sebuah kerajaan. 

Yakub meninggalkan rumahnya untuk pergi ke negeri yang jauh dimana ia tidak mengenal seorangpun dan tidak memiliki apapun. Ia kembali sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Allah selalu membawa kita keluar dari kenyamanan kita supaya kita dapat mengahadapi ketakutan kita dan masuk dalam iman dan mempercayai Allah untuk janji-janjinya di genapi dalam hidup kita.


2. ALLAH MELIHAT HATI
Allah melihat hati,bukan pada garis keturunan, jika Anda berpikir Anda tidak dapat susses  karena Anda miskin, maka Anda belum mengerti cara kerja Allah, Ia selalu memberikan pilihan kepada mereka yang mau melakukan segala sesuatu dengan cara-Nya, terlepas dari mana mereka memulai.


Kita banyak melihat hal ini di alkitab. Efraim dan manasye bukanlha yang pertama dan tidak akan menjadi contoh terakhir, Yakub sendiri bukanlha anak sulung, secara kasat mata, kakaknya Esau seharusnya mendapatkan warisan dan berkat itu, tetapi esau menukarnya. yakub bersedia, jadi Allah memberkati dia daripada anak sulung. 

Kain adalah anak sulung, tapi Allah memilih persembahan adiknya, Habel. Alasannya kerena sikap yang habel miliki.

Perbedaannya adalah Habel membawa yang terbaik yang ia miliki. Kain hanya membawa seadanya.
Pada awal Adam seharusnya menjadi penguasa bumi. tapi ia kehilangan itu melalui dosa. warisan itu di turunkan kepada Adam kedua. kepada Yesus Kristus, Yang datang dalam ketaatan dan melakukan  kehendak Bapa.

Allah tidak memberikan pilihan kepda orang yang kita pikir seharusnya Ia pilih. Ia tampak memilih yang kedua, bukan karena alasan lain selain sikap hati, bahkan bangsa israel menggambarkan hal ini. Mereka adalah umat pilihan Allah, diberikan posisi tertinggi di dunia, kesanyangan Allah. melalui merekalha Mesias di lahirkan ke dalam dunia ini. Masalahnya adalah Allah bermaksud agar mereka menggunakan posisi kemrahan itu untuk menjadi berkat bagi dunia. Sebaliknya mereka menjadi sombong dan mulai menghindari seluruh dunia. Ketika Mesias datang. Mereka sepenuhnya menolak Dia. Yahanes 1:10 memberitahukan kita bahwa Yesus datang kepada milik kepunyaan-Nya dan milik kepunyaan-Nya itu tidak menerima Dia. Akibatnya Allah menolak mereka dan pergi kepada mereka yang mau menerimaNya. Allah meresponi kepada "barang-siapa yang mau", barangsiapa yang mau meresponi Dia, barang-siapa yang mau menaati Dia, barang-siapa yang mau melangkah keluar dan mulai maju ke depan dalam mendamaikan dunia bagi kerajaan-Nya.


Jadi teman-teman Allah mlihat hati kita yang mau dan bersedia menerima dan mengikuti Dia, pada tahun 2013 ini mari kita tidak fokus terus kepada kekuatiran kita, seperti yang dikatakan di Matius 6:25-32, tapi lihatlha  bahwa Tuhan hendak membuat kita meningkat ke level yang lebih tinggi, dia hendak memulihkan kehidupan keluarga, bisnis, pekerjaan, dan pelayanan kita. Tapi yang Tuhan minta untuk kita mengerti bahwa disaat Tuhan hendak mengangkat kita dan memberikan sesuatu yang baru  yang belum pernah kita dengar, yang belum pernah kita lihat, dan bahkan yang belum pernah timbul dalam hati kita, tapi itu diberikan kepada orang yang mengasihi Dia. jadi mulailah keluar dari kenyamanan Anda dan berikan hati yang mau di bentuk dan percaya lha kepada-Nya, Firman Tuhan katakan maka Dia akan bertindak memulihkan keadaanmu dan memberkati usahamu, dan mengangkat engkau tinggi sehingga kita menang di dalam aspek kehidupan kita. 

  Persiapkan diri Anda untuk menerima Peningkatan di Tahun 2013 ini. Percaya kepada janji-janji-Nya OK. GBU

Mazmur 37:5
" Serahkanlha hidupMu kepada Tuhan, dan percaya lha kepada-Nya, 
dan Ia akan bertindak"



0 komentar:

Posting Komentar