30 Mei 2013

2 Kunci untuk kita dapat mengasihi Tuhan

Apa sebenarnya rahasia supaya kita dapat mengasihi Tuhan kita?
bukankah ini yang menjadi kerinduan anak-anak Tuhan khususnya gereja Tuhan yang sedang haus dan lapar akan Tuhan pada akhir zaman ini, saya berdoa melalui artikel ini anda pun dapat merasakan Kasih dan hadirat Tuhan yang begitu luar biasa yang saya juga rasakan hari ini. saya berdoa supaya Roh kudus berbicara kepada hati dan pikiran anda hari ini.

Dalam Matius 22:37 jawab Yesus: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan SEGENAP HATIMU dan dengan SEGENAP JIWAMU dan dengan SEGENAP AKAL BUDIMU." 


Disaat kita menerima ayat diatas, apa yang langsung terlintas dalam pikiran kita ?
Mungkin anda mengatakan, Tuhan saya rindu untuk dapat mengasihi Engkau, tapi seringkali saya gagal, seringkali saya  mengecewakan Engkau, sering kali saya jatuh dalam dosa saya, saya merasa saya tidak layak, begitu banyak kekurangan saya, saya selalu merasa saya gagal memberi yang terbaik dalam pelayanan saya,  bahkan saya gagal menjadi contoh dalam keluarga saya.

Kenapa saya selalu gagal, setiap kali saya memperbaharui komitmen saya untuk mengasihi Engkau. tapi itu hanya bertahan sebentar dan begitu cepat hati saya berubah terhadap Engkau. Mungkin sudah tak terhitung berapa kali saya berusaha untuk mengasihi Engkau dan saya gagal. bahkan saya malu datang  mengatakan " Tuhan berikan saya kesempatan sekali lagi untuk saya dapat mengasihi Engkau", bukankah ini yang seringkali kita hadapi dalam kita mengikut Tuhan.

Beberapa hari yang lalu saya berdiam diri dan merenungkan semua ini, dan Tuhan berbisik dalam hati saya, "Aku mengasihi Engkau anakku", hati saya menangis mendengar bisikkan itu, saya bertanya " Tuhan berikan saya tau bagaimana supaya saya dapat mengasihi Engkau, saya terus berdoa, dan sampai di satu titik saya menyadari "Aku mengasihi Engkau anakku" merupakan jawaban yang saya cari selama ini. 

"Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita." 1 Yohanes  4:10

"Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita." 1 Yohanes 4:19

Saya akan membagikan kepada anda suatu rahasia yang Tuhan tunjukan kepada saya untuk saya dapat mengasihi Dia.
1. Kita Tidak dapat mengandalkan kekuatan kita sendiri untuk kita mengasihi Tuhan. 
Tidak seorangpun yang mampu, siapa yang dapat mengatakan kalau setiap hari saya dapat menaati 10 Perintah Allah, Firman Tuhan mengatakan, kalau kita mengasihi Allah, kita akan menaati FirmanNya. Sudahkah anda berhasil, percaya lha semakin Anda mencoba untuk membuktikan bahwa anda ingin mengasihi Allah, semakin sering anda akan menemukan diri anda gagal.
Petrus dan Yohanes merupakan salah satu contoh di Alkitab untuk kita dapat menemukan rahasia itu. dalam perjalanan saya mengikut Tuhan saya selalu melihat ada orang orang yang begitu antusias mengikut Tuhan, mereka selalu hancur hati setiap kali mereka menyembah Tuhan, mereka adalah orang paling semangat dalam melayani Tuhan, tapi pada akhirnya mereka mundur dan meninggalkan Tuhan. saya tidak melihat mereka lagi didalam pertemuan-pertemuan, apakah ada yang salah mengenai sikap mereka, tidak ada yang salah menurut saya, namun saya juga melihat orang-orang yang biasa yang mengikut Tuhan, mungkin mereka tidak begitu kelihatan, tidak terlihat begitu antusias, mereka biasa saja, tapi justru sebaliknya mereka yang bertahan dan setia, kenapa ? apakah salah kalau kita berantusias mengikut Tuhan, tidak saudara, tidak semua orang yang antusias meningalkan Tuhan, dan tidak semua orang yang biasa pasti setia, tapi ada sesuatu yang penting yang dimiliki mereka, pertanyaannya kenapa orang yang kelihatanya biasa  dan tidak terlalu menonjol itu tetap setia, jawabannya ada terletak didalam hati mereka, didalam hati mereka yang paling dalam mereka tau Tuhan sangat mengasihi Mereka. inilha yang membuat mereka untuk tetap setia dan terus berjalan sekalipun seringkali mereka gagal, mereka harus mengalami banyak tantangan hidup yang mungkin tidak seorangpun yang tau apa yang mereka hadapi tiap-tiap hari. tapi mereka mengerti suatu kebenaran bahwa kegagalan mereka tidak akan mengurangi ataupun menambah kasih Tuhan kepada mereka. Tuhan tetap mengasihi apapun kondisi mereka. hari ini maupun besok.

Melalui Petrus dan Yohanes kita dapat melihat suatu perbedaan yang selama ini saya tidak sadar.

Petrus dikenal orang yang paling cepat berinisiatif bahkan orang yang selalu pertama meresponi apa yang Tuhan katakan. Ia adalah satu-satunya murid yang meminta untuk berjalan diatas air. dan pada waktu Tuhan Yesus bertanya kepada murid-muridnya siapakah Dia menurut mereka, dan Petrus yang pertama kali menjawab, "benar Tuhan bahwa Engkau adalah mesias."pada waktu Yesus berada di bukit Zaitun bersama-sama dengan mereka, dan Yesus memperingati mereka bahwa iman mereka akan goncang karena sebentar lagi Dia akan disalib dan apa respon Petrus mendengar hal itu,
A. Tuhan saya tidak akan menyangkal Engkau sekalipun semua orang menyangkal Engkau
B Tuhan sekalipun iman mereka goncang, sekali-kali saya tidak akan goncang imannya
C. Tuhan saya rela mati dan dipenjara demi Engkau 

Disaat saya merenungkan hal ini, hati saya menangis dan sedih, karena seringkali juga kita sama seperti Petrus, dan kita tau Akhirnya Petrus gagal membuktikan kesetiaannya,  bahkan bersumpah dan mengutuk bahwa dia tidak pernah mengenal Yesus! tapi puji Tuhan akhirnya Petrus bertobat dan kembali kepada Tuhan karena dia tau bahwa "Tuhan sangat mengasihi Dia."


 Kenapa mengasihi Allah begitu penting, perhatikan baik baik 2 kalimat di bawah ini :

A. Mudah bagi kita untuk berkata: “Tuhan Aku mengasihi Engkau,” disaat semua kondisi hidup kita baik. 
B. Namun sangat sulit untuk berkata, “Aku mau tetap mengasihi Engkau Tuhan, sekali-pun kondisi hidupku sangat sulit.”

Apa yang membuat perbedaan diantara keduanya? perbedaannya adalah hanya mereka yang mengasihi Allah yang akan bertahan dalam pencobaan. kenapa begitu banyak orang yang pertama kali mengikut Tuhan mereka begitu berantusias, tapi akhirnya mereka mulai mundur dan meninggalkan Tuhan, karena mereka lupa satu hal yang penting,"Tuhan mengasihi mereka bukan dari apa yang mereka dapat lakukan, tapi karena kita adalah anakNya"dalam Yakobus 1:12b dikatakan “…sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.” inilah alasan kenapa apa yang saya bagikan kepada anda sangat penting untuk anda mengerti.


2. Kita harus menyadari bahwa Tuhan yang terlebih dahulu mengasihi kita 
Yohanes: Adalah Murid yang dikasihi Yesus
Ternyata kalimat ini tidak akan kita temukan di kitab lain selain di kitab Yohanes. Yohanes yang menulis kalimat ini "Yohanes Adalah Murid yang dikasihi Yesus" Kenapa Yohanes menulis seperti itu apakah Yohanes kegeeran sehingga dia menyebut dirinya murid yang dikasihi, apakah Tuhan Yesus pilih kasih, apakah Tuhan mengasihi Yohanes dibanding murid yang lain, saya pun sempat berpikir demikian, sehingga saya pikir "Tuhan saya mau sekali seperti Yohanes. saya mau saya di kasihi oleh Tuhan,"

Beberapa Tahun lalu tepatnya saya masih duduk di bangku SMP saat itu, saat itu pertama kali saya bertemu dengan Tuhan, dan setelah beberapa lama saya mengikut Tuhan saya harus diperhadapkan dengan 2 pilihan yang cukup berat bagi saya saat itu, mengikut Tuhan atau meningalkan semua kehidupan saya yang lama. itu berarti termasuk meningalkan teman-teman, sahabat, dan kesenangan saya sebagai orang muda waktu itu.  
Namun puji Tuhan ada suatu kekuatan yang begitu besar dan berkuasa yang membuat saya memutuskan untuk tetap mengikut Tuhan dan meninggalkan teman-teman dan kehidupan saya yang lama. saya mau anda merenungan ayat di bawah ini sebelum anda melanjutkannya.


Yohanes 15:13 berkata "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." 

Firman Tuhan ini  begitu kuat dan berkuasa. sehingga membuat saya mempunyai alasan yang kuat kenapa saya harus memilih Tuhan.

Inilha titik awal perubahan terjadi didalam hidup saya, tiba-tiba hati saya berubah menjadi begitu haus untuk lebih mengenal Dia, hanya untuk saya dapat mengenal Dia(Yesus), saya rela membayar harganya, mungkin tidak perlu saya menceritakan satu persatu harga apa saja yang saya bayar, anda dan saya pasti tau bahwa untuk mengenal Dia banyak hal yang harus kita lepaskan,. tapi kalau saya melihat kebelakang, mungkin bagi beberapa orang bingung melihat hidup saya saat itu, bahkan keluarga saya pun terheran-heran melihat perubahan saya. saya menjadi berubah, saya menjadi suka menyembah Tuhan dalam kamar saya, saya senang berdoa kepada Tuhan setiap kali saya pulang sekolah, setiap kali saya pulang dari sekolah saya langsung masuk ke kamar saya, saya tengelam dalam hadirat Tuhan berjam-jam, saya terus menyembah dan berbicara kepada Tuhan, saya begitu berantusias kegereja, saya menjadi berbeda, dan saya membuat kebingungan banyak orang, pertanyaannya sekali lagi KENAPA itu bisa terjadi kepada orang yang hatinya begitu keras? sekali lagi jawabannya KARENA ADA SESEORANG YANG MENGATAKAN KEPADA SAYA, ADA SEORANG SAHABAT YANG RELA DISIKSA, DIHINA DAN DISALIB BAHKAN MEMBERIKAN NYAWANYA, HANYA UNTUK BISA MENYELAMATKAN SAYA. mengertikah saudara bagaimana perasaan saya saat itu, seorang anak yang hidup dalam keluarga yang broken home, hidup hanya berusaha untuk mencari sebuah tempat atau komunitas supaya saya dapat di terima, saya pernah bertanya kepada Tuhan pada saat saya belum bertemu dengan Tuhan, bahkan saya juga tidak tau apakah Tuhan itu benar benar ada atau tidak saat itu, pada siang hari itu di saat saya baru pulang dari sekolah saya, saya masuk kedalam kamar saya dilantai 2, kebetulan disana tidak ada orang hanya saya sendiri, saya mengunci kamar saya, dan saya seorang diri disana, tiba-tiba ada perasaan begitu sedih dan menyesal bahkan marah dalam hati saya saat itu, dikamar itu saya mengungkapkan hati saya, saya bilang " Tuhan kenapa saya ada di dunia ini, kenapa saya di ciptakan Tuhan, untuk apa saya ada disini, lebih baik saya mati dari pada saya tidak tau untuk apa saya ada didunia ini, kenapa saya lahir dalam keluarga yang seperti ini, tidak ada yang mau menerima saya. kalau Engkau memang benar benar ada, Jawablha saya Tuhan, Jawab saya!!! kenapa Engaku tidak mau menjawab, biarkan saya mati saja sekarang , dan saya memukul-mukul badan saya dengan keras saat itu , saya benci dengan hidup saya, biarkan saya menghilang dari dunia ini. Lebih baik saya tidak pernah ada di dunia ini dan tidak pernah di lahirkan, saya sudah tidak tahan hidup seperti ini, beritau saya untuk apa sebenarnya saya ada di dunia ini." setelah begitu lama saya menunggu dan tidak ada jawaban, akhirnya saya tertidur dengan air mata yang terus mengalir dalam wajah saya. 

Keesokan harinya saya tetap melanjutkan kehidupan normal seperti biasa, saya berangkat ke sekolah dan setelah sampai disekolah , saya tidak pernah berpikir bahwa seruan saya didengar kemarin dan membuat Tuhan datang kepada saya pagi itu, saya bahkan sudah tidak mengingat apa yang saya lakukan kemarin. Tapi Tuhan tidak lupa, Dia mengirim seseorang yang tidak saya kenal pagi itu, orang itu seakan-akan menunggu saya di sana, tiba-tiba saya diberikan undangan untuk menghadiri sebuah KKR kebangunan rohani, dan yang membuat saya lebih bingung lagi kenapa saya harus tiba-tiba merima undangan itu. dan mengatakan saya akan datang, namun siapa sangka saat itulah pertama kali saya bertemu dengan Tuhan. setelah 16 tahun tepatnya saya mengikut Tuhan, Tuhan berbicara dalam doa saya, disana Dia mengingatkan saya kembali, bahwa pada saat di kamar yang gelap itu, Dia ada dan Dia mendengar jeritan hati saya, mungkin sudah lama Dia menunggu saya, mengamati saya, saya masih ingat betul pada pagi itu di saat saya sampai di sekolah, saya tidak masuk dari pintu utama sekolah yang biasa saya lalui, tapi hari itu saya memutuskan untuk masuk dari pintu samping, jarang sekali orang-orang melewati pintu samping untuk masuk kesekolah, tapi Tuhan mengirim orang untuk menunggu saya di lorong itu." saudara saya mau katakan dimanapun anda berada sekarang, Tuhan itu ada, Dia ALLAH yang hidup, Dia mendengar seruan kita, Dia mengasihi Engkau sama seperti Dia mengasihi saya"

Dari kesaksian saya diatas, anda dapat melihat bagaimana mungkin saya bisa berubah menjadi begitu haus dan bahkan mau membayar harganya untuk meninggalkan kehidupan saya yang lama hanya untuk memilih mengikuti Tuhan, kuncinya adalah pada saat saya tau ada Seorang Pribadi yang sedemikan mengasihi saya dan mau memberikan Hidupnya untuk saya.  


Jadi saudara Tuhan Yesus Mengasihi semua murid-muridnya, sama seperti Dia mengasihi Yohanes.
Tetapi apa yang membedakan Yohanes dengan murid-murid yang lain bukan karena Yohanes lebih baik tapi karena: Yohanes TAHU bahwa Tuhan Yesus sangat MENGASIHI DIA, SAMA SEPERTI DIA MENGASIHI MURID-MURID YANG LAIN. 

Apakah saudara mengerti, tidak ada yang lebih di kasihi dimata Tuhan, Tuhan mengasihi semua orang. seperti Dia mengasihi Yohanes, Dia juga mengasihi saya dan Dia juga mengasihi Engkau dengan kasih yang sama

Sekarang kita lihat apa yang terjadi pada Yohanes?
Yohanes tetap setia mengikuti kemanapun Yesus pergi. Bahkan ketika Yesus di tangkap pada malam itu, Yohanes tetap setia mengikuti Yesus bersama para wanita dan sampai Yesus tergantung di kayu salib, YOHANES ADALAH SATU-SATUNYA MURID yang menunggui-Nya di kaki salib itu! Ketika murid-murid yang lain meninggalkan Yesus, YOHANES TETAP SETIA BERSAMA YESUS. 

"Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" (Yohanes 19:26)

 Yesus menitip Maria ibunya kepada Yohanes, bahkan Yohanes di percayakan mengembalakan 7 jemaat di Asia kecil sampai Dia meninggal.


Kita tidak akan bisa mengasihi (Tuhan dan orang lain) jika Saudara tidak mengetahui bahwa Allah sangat mengasihi Saudara.

Jangan pernah memfokuskan kasih Saudara untuk Allah, TETAPI FOKUSKAN LHA KASIH ALLAH YANG LUAR BIASA BESAR ITU KEPADA SAUDARA.

Kita dapat mengasihi Allah, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita

kalau anda bertanya, Bagaimana saya tau bahwa Tuhan mengasihi saya juga? 
"JANGAN PERNAH MELUPAKAN KEBAIKANYA"


Mazmur 103 :1-5 
 “Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.”

Saya berharap Artikel ini membuat perjalanan anda untuk mengasihi Tuhan menjadi berbeda. Jangan pernah lupa bahwa ada seorang yang begitu mengasihi kita. saya percaya saudara juga pernah mengalami pengalaman-pengalaman yang tidak pernah saudara bisa lupakan disaat saudara pertama kalinya berjumpa dengan Pribadi itu, pesan saya JANGAN PERNAH MELUPAKAN ITU.  Karena itu yang membuat kita  mengasihi Dia sampai Tuhan datang, Tetap setia ok GBU.



13 komentar:

liling kwang mengatakan...

thanks.Jbu

boris samosir mengatakan...

Haleluya

Li Tipikor mengatakan...

Pengalaman yang sangat memberkati saya. Terima kasih dan TUHAN YESUS memberkatimu.

Mangatur Tambunan mengatakan...

Terimakasih sahabatku didalam Tuhan, artikel ini memangun saya kembali untuk sungguh - sungguh mengasihi Tuhan.

yana yunita mengatakan...

Amen... Terima kasih Bapaku yang baik, Engkau mengasihiku dengan kasih yang kekal.

yana yunita mengatakan...

Amen... Terima kasih Bapaku yang baik, Engkau mengasihiku dengan kasih yang kekal.

Valery Rantung mengatakan...

Tuhan Yesus memberkati

monica stella samosir mengatakan...

Terima kasih atas pengalaman yang anda bagikan, Tuhan Yesus selalu besertamu

Anonim mengatakan...

Sangat memberkati
Makasih 😊

Piter Gusbager mengatakan...

Sangat memberkati saya Amin

Piter Gusbager mengatakan...

Sangat memberkati saya Amin

New song mengatakan...

Terima kasih. Tuhan Yesus Mengasihimu juga. Mengasihi kita semua

Sartono mengatakan...

Terima kasih untuk penguatannya melalui artikel ini. Tuhan Yesus memberkati

Posting Komentar