25 September 2013

Hikmat (Part 1)



Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.  (Efesus 5 : 15 – 17)




Dari ayat di atas ada 4 tipe orang yang disebutkan :
1.       1. Orang Bebal
2.       2. Orang Arif
3.       3. Orang Bodoh
4.       4. Orang Pintar (tidak disebutkan tapi implisit sebagai lawan kata bodoh dengan kata sambung “tetapi”)
Orang Bebal vs Orang Arif
Orang Bebal adalah orang yang tidak mau menerima nasehat, bahkan ketika orang tersebut tahu kesalahannya tetap tidak mau belajar kesalahan. Orang Arif bukan berarti tidak pernah melakukan kesalahan tapi orang yang selalu mau belajar menjadi lebih baik dan sangat suka menerima masukkan dan nasehat yang benar.
Orang Bodoh vs Orang Pintar
Di Efesus, orang pintar dijelaskan sebagai orang yang selalu berusaha untuk mengerti kehendak Tuhan dan hidup di dalamnya. Sebaliknya tentu orang bodoh dapat dijelaskan sebagai orang yang tidak mau berusaha untuk mengerti kehendak Tuhan tapi berjalan menurut pikirannya sendiri dan merasa benar dengan rencananya.
Firman Tuhan mendorong kita untuk tidak menjadi bebal atau bodoh tapi menjadi orang yang arif dan pintar karena Tuhan mengetahui jaman dimana kita hidup yaitu akhir jaman dengan segala godaan dan tantangannya yang tidak mudah. Jika kita tidak menjadi arif dan pintar maka kita sendiri yang akan banyak mengalami kerugian.
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu." (Matius 7:24)
Orang yang bijaksana dijelaskan sebagai orang yang selalu mau mendengar tapi bukan hanya mau mendengar saja, alasannya orang itu mau mendengar adalah karena ia mau mencari kehendak Allah untuk apa yang ia mau lakukan. Atau dengan kata lain, apapun yang orang tersebut lakukan, sebelumnya ia akan pastikan bahwa hal tersebut adalah kehendak Allah.
Tidak ada satu area pun dalam kehidupan dimana seseorang bisa berhasil tanpa memiliki hikmat. Segala sesuatu yang dibangun oleh hikmat itu akan bertahan dan tidak dapat dihancurkan. Segala sesuatu yang di bangun di atas dasar ambisi atau antusiasme manusia adalah seperti rumah yang dibangun di atas pasir ; hujan akan turun, angin akan bertiup, banjir akan melanda rumah itu dan rumah itu akan roboh. Sebaliknya, Hikmat akan membuat apapun yang anda bangun menjadi seperti rumah yang kokoh, indah, nyaman, yang akan bertahan tidak hanya oleh ujian waktu tapi juga oleh bencana apapun.
"Terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan. Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apa pun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya. "(Amsal 8:10)
Tragedi banyak orang hari ini adalah mereka mendasarkan hidup mereka hanya pada hal-hal yang dapat mereka lihat. Tapi kebenarannya adalah hal-hal yang paling berharga yang ada di alam semesta itu tak terlihat. Mereka selalu bersembunyi. Contohnya emas;logam mulia,itu adalah sesuatu yang berharga. Itulah sebabnya anda tidak menemukannya tergeletak begitu saja di jalanan, seperti batu-batu biasa.
Hikmat adalah kebenaran yang tersembunyi, harta yang tidak terlihat. Dan sayangnya hanya sedikit orang yang mencari hikmat.
Baca Amsal  3 : 13-26
“Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga dari pada permata;  apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia. Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun. Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu, maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu. Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman , dan kakimu tidak akan terantuk. Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak. Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.

Memiliki hikmat dikatakan Alkitab memberikan kita keuntungan melebihi keuntungan perak dan emas, sedangkan dunia berkata keuntungan emas/kekayaan adalah yang tertinggi sehingga banyak orang menghabiskan lebih banyak  waktu mereka untuk mencari uang, emas dan perak.
Dalam Alkitab hikmat diartikan sebagai: pengertian, pengetahuan dan kebijaksanaan. Orang berhikmat memahami segala perkara dengan baik.
Contohnya seperti Daniel & Yusuf (sebelum mereka dapat mengartikan mimpi-mimpi mereka sudah melewati segala proses, dari ketaatan dan kesetiaan mereka)
Jadi apa sebenarnya keuntungan yang kita akan nikmati yang melebihi kenikmatan memiliki emas?
Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan” (amsal 3:16)
1. Hikmat memberikan umur panjang. Setiap orang ingin hidup lama di bumi. Hikmat apakah yang Allah miliki yang bisa membuat kita hidup lama?... Alkitab mengatakan Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu (Keluaran 20 :12)
Ada banyak orang yang tidak menghormati dan menghargai orang tua mereka, bertengkar, dan mengutuk. Hikmat Allah mengajar kita cara-cara yang Ia inginkan untuk melihat anak-anak berhubungan dengan orang tua mereka (baik orangtua kandung maupun orangtua rohani).
2.  Hikmat memberikan kekayaan. Apa kata hikmat Allah tentang kekayaan?
Baca Maleakhi 3 : 8-12 tentang membayar perpuluhan dan persembahan khusus,
“Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.
Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.”
Lukas 6:38 tentang memberi,
“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
Amsal 10 : 4 tentang bekerja keras,
 “Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.”
Amsal 22 : 9 tentang excellent.
“Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.”
Itu adalah hikmat Allah mengenai kemakmuran dan kekayaan, Jika seorang bertindak menurut firman Tuhan dan berakar dengan kuat dalam kerjaan Allah, maka tidak mungkin bagi dia untuk hidup dalam kemiskinan.
3. Hidup membuat sesorang dihormati dan dihargai. Firman Tuhan berkata bahwa kerendahan hati meninggikan seseorang. Itu adalah hikmat Allah! Dunia mengajarkan jika anda ingin dipandang tinggi maka anda harus memakai baju yang keren, mengendarai mobil yang bergengsi, tinggal di rumah atau apartemen yang mewah, dll. Tidak ada yang salah dengan memakai baju mahal, memiliki mobil dan rumah mewah kalau itu adalah berkat Tuhan untuk dinikmati, bukan sebagai nilai diri.
4. Hikmat membuat hidup bahagia.
Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia(Amsal 3:17)
Saat anda merenungkan Firman Tuhan dan menjadikan prinsip-prinsipNya sebagai cara hidup anda, anda akan menikmati kehidupan yang berbahagia di bumi.
5. Hikmat memberikan seseorang pengertian supranatural dan kemampuan untuk menjadi kreatif.
Dengan hikmat Tuhan telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertiannya ditetapkanNya langit(Amsal 3:19)
Jika seseorang berjalan dalam hikmat Tuhan, ia akan mengembangkan suatu pengertian supranatural akan berbagai hal, peristiwa, dan kejadian. Ia akan menjadi kreatif. Hidup bergaul dengan Roh Allah akan membuat kita mengerti hal-hal yang adikodrati  dan menjadikan kita bijaksana dalam membangun segala aspek hidup kita.
6. Hikmat memberikan seseorang keamanan dan perlindungan.
Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak. Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat” 
(Amsal 3:23,24-26)
Orang membeli mahal sebuah keamanan dan perlindungan, namun itupun kadang kita tidak bisa mengandalkannya. Melalui hikmat, seseorang akan mengalami perlindungan supranatural dan keamanan di setiap jalan yang ditempuhnya.
Hikmat jauh lebih besar dari kekayaan dan kehormatan. Hikmat juga memberikan umur panjang. Karena hikmat menjauhkan kita dari malapetaka dan memberikan rasa aman. Orang berhikmat tak mudah jatuh dalam jebakan. Orang berhikmat akan menarik orang datang kepadanya untuk meminta nasihat atau petunjuk.
Ini adalah keuntungan-keuntungan yang diberikan kepada kita oleh hikmat dan adalah alas an mengapa sangat penting bagi kita untuk mencari dan memilikinya. Hidupi prinsip-prinsip kerajaan Allah, renungkan firman Tuhan lebih dalam lagi sehingga anda dapat menemukan potongan-potongan hikmat Allah yang berharga yang akan memimpin dan menjagai langkah anda.
Amsal 8 :12.  
Akulah hikmat; padaku ada pengertian, kebijaksanaan dan pengetahuan.
Pengkhotbah 8:1. Alangkah senangnya orang bijaksana. Ia tahu jawaban atas segala perkara. Hikmat membuat dia tersenyum gembira, sehingga wajahnya cerah senantiasa.
Amsal 1:7. 
Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Amsal 19:20. 
Jika engkau suka belajar dan mendengar nasihat, kelak engkau menjadi orang yang berhikmat.



Pertanyaannya adalah :
11. Di akhir jaman ini tantangan atau godaan apa yang seringkali anda hadapi?
  2. Dari 4 tipe orang yang disebutkan di atas, anda lebih sering menjadi tipe yang mana?
  3. Apa yang anda akan lakukan untuk mengejar hikmat Tuhan?
Saya berharap dari pertanyaan diatas, anda dapat merenungkan kembali apa yang sudah di bagikan dan melihat di mana posisi anda sekarang, dan mulailha mengalami perubahan hidup yang Tuhan mau anda kerjakan atas hidup anda.

Apa yang butuh kita lakukan untuk berhikmat
Pertama, meminta hikmat dari Tuhan sendiri. Kita hanya bisa mendapat hikmat dari Tuhan kalau kita harus bersandar kepada Tuhan, dan kalau hidup tulus dihadapan Tuhan.


Kedua, menjaga hikmat kita. Kalau hikmat itu tidak dijaga maka ia akan hilang. Hikmat adalah bagian dari cara hidup kita. Ketika cara hidup kita serong, maka pudarlah hikmat yang ada pada kita.



 Author
 Magdalena Christina