27 Juni 2014

Hidup yang Diubahkan

Seorang yang telah diubahkan hidupnya dan menjadi pelayan Tuhan yang luar biasa yaitu Rasul Paulus, dahulu bernama Saulus, dilahirkan di Tarsus.  Secara keturunan dia terlahir sebagai bangsa Yahudi dan tumbuh sebagai seorang ahli Taurat.

"Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel."  Kisah 9:15

     Sebelum bertemu dengan Yesus dan bertobat Paulus adalah seorang pemeluk agama Yahudi yang taat dan sangat membenci pengikut Kristus.  Namun pertemuannya dengan Yesus telah mengubah hidupnya secara drastis:  "Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: 'Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?' Jawab Saulus: 'Siapakah Engkau, Tuhan?' Kata-Nya: 'Akulah Yesus yang kauaniaya itu.'"  (Kisah 9:3-5)Setelah itu  "Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum."  (Kisah 9:9) (Paulus masuk dalam prosesnya Tuhan).

Pengalaman dan perjumpaan paulus dengan Tuhan ini telah membuka mata hati Paulus bahwa ia telah dipanggil Tuhan untuk satu rencana dan suatu tujuan dalam hidupnya yaitu untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa dan dipilih Tuhan untuk melaksanakan Amanat Agung Tuhan.
Apakah ada kekuatiran dan ketakutan dalam dirinya kalau kita melihat latar belakangnya jawabannya adalah Ada, Tapi apa kata Firman Tuhan  kepada Paulus

"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"  (Kisah 18:9).  Ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki rencana indah atas hidupnya.  Ia pun BERKOMITMEN (Percaya) untuk mengabdikan seluruh hidupnya bagi Injil.  Pertobatannya mengubah PANDANGANNYA(pemikirannya) hidupnya secara total.

     Dalam melayani Tuhan rasul Paulus bukanlah orang yang mengedepankan penampilan lahiriahnya, melainkan pada sesuatu yang ada di dalam dirinya:  karakter, sikap dan kepribadiannya inilah yang dibangun oleh Paulus sebelum dia melayani. sehingga motivasinya hanyalah bagaimana ia bisa memuliakan Kristus, yang telah mati bagi dirinya:
 "Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah...Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."  (Filipi 1:20-22a).




Kalau kita mempunyai kehidupan, kebiasaan yang begitu buruk, atau karakter bahkan pemikiran yang belum diperbaharui sama seperti paulus, maka percayalha disaat kita TELAH berjumpa dengan Tuhan dalam hadiratnya, Tuhan tidak tinggal diam, Tuhan akan memulihan secara TOTAL, karena
Tidak ada kebiasaan atau kecanduan yang terlalu sukar bagi Tuhan kita, Tidak ada benteng yang tidak bisa di tembus olehnya, tidak peduli seberapapun lamanya anda mempunyai masalah itu, atau seberapa seringnya anda telah bersuaha dan gagal
hari ini adalah suatu hari yang baru
1. Anda mau bersikap jujur terhadapa diri anda sendiri
2. Mengenali apa yang sedang anda hadapi
3. Dan mencari seseorang untuk membantu anda untuk mempertanggung jawabkan hidup anda

0 komentar:

Posting Komentar