01 Januari 2016

Menikmati Hubungan kita dengan Tuhan (2)



Kejadian 2 :16
Didalam kitab ini, Tuhan memberi perintah pertama kepada manusia. " engkau dapat memakan apa saja yang ada ditaman ini., bebas melakukannya, karena Tuhan mencintai anda Dia berikan kebebasan itu., dan bahkan Dia telah membayar untuk kita dapat menikmati kebebasan atau anugrahNya kembali, semua karena satu alasan yaitu KASIH. jadi maksud Tuhan percaya kepada manusia karena kasih,tapi Perintah yg ke 2 berbeda Jika engkau ingin dipercayakan maka anda harus di test,
Tuhan memberikan kebebasan tapi dia juga memberikan ujian kepada kita, Ujinanya adalah :  apakah kita sungguh sungguh mengasihi Dia?. Karena Dia mau Dia mendapatkan manusia yg benar benar mau memiliki hubungan dengan Dia. (begitu juga di saat kita menikah tentu kita tidak  mau bukan menikah dengan orang yang tidak mencintai.)

Larangan itu berbicara tentang seberapa besar kita percaya kepada Tuhan, kebebasan diberikan tapi Tuhan memberikan Larangan untuk menguji dan menantang kita dan melihat apakah kita benar benar percaya bahwa Tuhan mengasihi kita.

Banyak orang berpikir semua manusia jatuh didalam dosa di karenakan hawa, tapi saya berpikir adam yg pertama terlebih dahulu yg mau mengambil buah itu, krn pertama kali Tuhan mengatakannya kepada adam bukan kepada hawa,

Tapi masalahnya adam tdk bs mentransfer perkataan itu  kepada hawa., saya percaya kenapa adam tdk memberitaukan dengan pasti kepada hawa, krn adam mau hawa melakukannya terlebih dahulu, jd dia coba melihat apa kah hawa akan mati kalau dia yg memakan buah itu. Dengan kata lain ketika, hawa digoda oleh iblis, adam ada di samping hawa, seharusnya Dia sebagai pemimpin melihat dia seharusnya menolak atau mengusir  ular itu tapi dia membiarkannya. .

Dan akhirnya mereka jatuh dan mengetahui diri mereka telanjang, dan di saat hubungan menjadi rusak kita mulai berpura pura. Dan kita mengasihi orang lain sebagai diri yg palsu daripada dirj anda yang sebenarnya.

Tapi disaat Tuhan melihat apa yg mereka lakukan, Tuhan tdk berteriak dengan kita agar berlari, tapi dia berjalan menghampiri kita, dia tdk meningalkan manusia, disaat jatuh manusia mulai bersembunyi.
Pertama tugas pertama untuk menyelamatkan orang yg jatuh, bukan memberikan mereka alkitab, tapi tanyakan dimana mereka berada, kita tdk tau apa yg mereka alami, apa yang mereka hadapi. Dan itu yg dilakukan Tuhan Tuhan menghampiri mereka melalui hubungan, Dimanakah engkau! Jd jangan terburu buru, itulah pemuridan.
Bukan tugas kita untuk menyelamatkan tapi itu tugas rohkudus, tugas kita untuk memuridkan, mengajar mereka dan menolong mereka.

Dan jawab adam kpd Tuhan, karena dia merasa dia tdk aman, banyak diantara kita yg lari dari kebohongan, ada rasa tdk aman, dan akhirnya kita menjadi lelah tanpa kita sadari, kita selalu lebih memikirkan apa yang akan Torang katakan, tentang kita. Tapi kita lupa kalau yg terpenting yg Tuhan mau kita miliki adalah hubungan dengan dia.

Jd pemuridan bukanlha memberikan informasi, tapi hubungan. Bukan berkotbah , tapi tanyakan dulu bagaimana keuanganmu, keluargamu, pekerjaanmu, apa amsalhmu, ada dimana engkau skrg, mari kita berdoa, ayo kita berbicara karena kalau engkau berbixcara kepada kita sama saja mereka berbicara kepada Tuhan.
 
Dan Tuhan harus berbucara kepada hawa karena adam belum siap, begitu juga pemuridan kalau orang ini belum siap, maka jangan berhenti, dan ayah itu mengatakan kpd anak yg hilang itu, kalau kamu sudah siap maka saya akan ada untuk kamu.

(kenapa kita harus hadir di kebaktian ? di CG ? ), Kita berpikir kebaktian minggu dan CG hanya sebuah rutinitas tapi taukah anda bahwa itu berbicara tentang hubungan kita dengan Tuhan dan sesama, Itulha sebabnya kenapa Tuhan mengatakan:
"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu  manusia seperti dirimu sendiri." Lukas 10 :27

0 komentar:

Posting Komentar