20 Mei 2016

KENALI TUJUAN TUHAN DALAM HIDUP ANDA


Dimanapun kita ditempatkan, Tuhan selalu mempunyai Tujuan dalam hidup anda, baik itu dalam pekerjaan kita, komunitas, begitu juga didalam keluarga kita.

Untuk mengetahui Tujuan Allah dalam hidup kita, kita harus punya sikap hati :
1. Menyadari bahwa Tuhan mengasihi kita
2. Percaya kepada Tuhan dalam segala hal
3. Taat kepada Tuhan

Seringkali kita berusaha untuk taat kepada Tuhan namun gagal, karena kita berusaha untuk taat tanpa menyadari bahwa siapa dibalik pribadi yang kita ikuti.

Pada suatu kali anak saya meminta membelikan es krim kesukaannya, dan pada hari itu saya menjawab "nanti papi belikan tapi tidak hari ini, Ok", dan dia jawab "Ok papi", dia percaya apa yang saya katakan karena dia tau saya selalu menepati janji saya kepadanya, karena saya sayang kepada Dia, hubungan yang saya bagun dengan anak saya adalah hubungan saling mengasihi, dan itu harus kita bangun setiap hari dalam hidup kita bersama dengan Tuhan, seringkali kita sulit untuk taat kepada Tuhan karena hubungan kita dengan Tuhan tidak dibangun setiap hari, tanpa kita sadari kita menjadi tidak percaya bahwa Tuhan sangup memimpin hidup kita sehingga kita lupa dan berjalan dalam kesibukan kita.

Maukah kita membangun hubungan kita dengan Tuhan, belajarlha untuk setia dalam segala hal, firman Tuhan katakan :
"Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia."  Yohanes 14:23

kita harus menyadari sebelum kita mengasihi Tuhan, mulailha mengerti terlebih dahulu bahwa Bukan kita yang telah memilih Tuhan tapi Tuhan yang terlebih dahulu memilih dan mengasihi bahkan menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. jangan pernah lupa akan hal itu dalam perjalanan anda bersama dengan Tuhan, maka saya percaya kita akan memberikan hidup kita bagi-Nya bahkan kita bersedia melakukan apa saja yang menjadi kehendakNya dalam hidup kita setiap hari, Tuhan berjanji bahwa Dia akan Tinggal dan diam bersama kita dan menyertai kita, berjalan bersama kita melewati semua masalah dalam hidup kita, seperti 2000 tahun yang lalu Yesus berjalan ke bukit golgota Dia setia sampai Akhir karena kita, sampai saat ini Dia tetap setia dan menolong kita melewati segala badai dalam hidup kita , Tuhan menjanjikan kemenangan bagi yang mau setia dan taat kepadaNya karena Tuhan sudah membuktikannnya di kayu salib 2000 tahun yang lalu bagi kita. Tuhan akan menuntun anda dan menunjukan TujuanNya dalam hidup anda.


Sadarkah Anda bahwa kita sedang berjalan seperti bangsa israel berjalan, Tuhan sudah membawa kita keluar dari kegelapan, dan kita sekarang ada dipadang gurun menuju tanah perjanjian Namun seringkali kita sama seperti bangsa israel, sibuk mengejar uang dan kesenangan dunia ini, sehingga kita lupa Tujuan Tuhan dalam hidup kita, gambar diatas menunjukan kesibukan anak -anak Tuhan pada jaman sekarang, seperti halnya bangsa isrel mereka kuatir akan apa yang mereka makan dan minum, meraka bersunggut-sunggut dan tidak percaya bahwa Tuhan akan membawa mereka ke tanah perjanjian,  akhirnya karena ketidakpercayaan dan ketidak taatan mereka, Tuhan berjanji bahwa merka tidak akan masuk ke tanah perjanjian, tapi justru keturunan mereka lha yang mendapatkan janji itu.

Saudara dapat melihat ayat ayat dibawah ini menunjukan Penyertaan Tuhan terhadap bangsa Israel siang dan malam !

Kel 13:21  TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.

Nehemia 9:21  Empat puluh tahun lamanya Engkau memberikan mereka makan di padang gurun. Mereka tidak berkekurangan, pakaian mereka tidak rusak, dan kaki mereka tidak bengkak.

Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak." dan pada kenyatannya mereka tidak taat.

Ulangan 8:2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Tuhan berjanji
"dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." 2 Tawarikh 7:14

Mari kita berdoa dan katakan kepada Tuhan, Terima kasih Tuhan atas kesabaranMu atas hidup saya, Engkau mengasihi saya dan tidak ada janjimu yang gagal dalam hidup saya, Tunjukanlah jalanMu yah Tuhan supaya ku hidup menurut kehendakmu, taat dan percaya kepadamu.

"Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu."  Mazmur 86:11

Tuhan berjanji Sekalipun kita berjalan atau berada di padang gurun, Namun bersama Tuhan kita tidak akan kekeringan

Yesaya 41 : 18 “Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul dan membuat mata-mata air membual ditengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.”

07 Februari 2016

04 Februari 2016

Buah dari Kepercayaan adalah KESETIAAN



Ibrani 11:6 menagatakan "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia".

Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa, apabila kita mau datang kepada Tuhan Kita Harus Percaya Bahwa Tuhan itu ada. Karena tanpa kepercayaan, mustahil bagi kita untuk kita bisa tetap setia kepada Tuhan, karena BUAH dari kepercayaan adalah KESETIAAN. 

Kesetiaan adalah pilihan, saat keadaan senang mudah sekali untuk kita memilih tetap setia, Tapi di saat keadaan memburuk disinilha kesetiaan kita akhirnya diuji.

Kesetiaan bukanlha sesuatu yang mudah untuk kita dapat putuskan tiap - tiap hari, kesetiaan merupakan sebuah perjalanan, dan sebuah proses untuk kita dapat mengenal Tuhan dan jalan-jalannya, 

Percayakah kita ? bahwa  rencana-Nya adalah yang terbaik bagi hidup kita.

Kalau Tuhan saja memilih untuk Setia dan bahkan mau memberikan hidupnya untuk menyelamatkan kita. Dia tidak menyerah atau meninggalkan kita, tapi Dia buktikan cintaNya dikayu salib itu. maka saya percaya Dia adalah Tuhan yang sama yang tidak akan pernah meninggalkan kita di tengah-tengah pergumulan yang kita hadapi, 

Andaikan kita mau berkerjasama dengan Tuhan, maka Tuhan pasti akan mengubah segala keadaanmu, Dia tidak pernah berjanji akan mengangkat masalah kita, namun Dia berjanji bahwa Dia akan menyertai kita dan berjalan bersama dengan kita, Dia akan mengajar kita, Dia akan menuntun kita untuk melewatinya masa -masa yang sukar dalam hidup kita, apapun situasi yang kita hadapi kita, Tuhan sanggup membuat jalan sekalipun tidak ada jalan. Seperti yang Tuhan lakukan dalam kehidupan Musa demikianlah Tuhan akan membelah laut merah itu kembali dalam setiap masalah yang kita hadapi.

Ulangan 31: 6 mengatakan ”kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” karena Dialah jalan , kebenaran dan hidup".

Jadilah pribadi yang kuat, dan jangan takut untuk melangkah didalam setiap kegagalanmu karena apabila Engkau Setia dan terus melangkah maka itu akan menjadi titik balik kehidupanmu sehingga Engkau tau bagaimana meraih kemenangan dengan caranya Tuhan.

Tuhan adalah sahabat kita, gembala kita, kota benteng, Dialah perisai dan penghiburan kita, Dia akan berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau, Dia akan memberikan kemenangan didalam hidupmu” karena Dia sanggup membuat jalan sekalipun tidak ada jalan.

Tuhan tidak pernah terlambat atau terlalu ccpat untuk Menolong, Kuatkan dan teguhkanlah Hatimu, Percayalha kepadaNya dan Tetaplah Setia. Karena kalau Enkau Percaya Kepadanya Engkau akan memilih untuk tetap Setia. 

Selamat berjalan dengan Tuhan kembali , GBU

17 Januari 2016

Trus Him





GOD KNOWS EVERYTHING HAPPENING IN YOUR LIFE PRAY, 
THEN LET GO.
 GOD WILL OPEN THE RIGHT DOORS
WHEN IT'S TIME

14 Januari 2016

Heart Obey & Spirit What's New


“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” Yehezkiel 36:26

01 Januari 2016

Menikmati Hubungan kita dengan Tuhan (2)



Kejadian 2 :16
Didalam kitab ini, Tuhan memberi perintah pertama kepada manusia. " engkau dapat memakan apa saja yang ada ditaman ini., bebas melakukannya, karena Tuhan mencintai anda Dia berikan kebebasan itu., dan bahkan Dia telah membayar untuk kita dapat menikmati kebebasan atau anugrahNya kembali, semua karena satu alasan yaitu KASIH. jadi maksud Tuhan percaya kepada manusia karena kasih,tapi Perintah yg ke 2 berbeda Jika engkau ingin dipercayakan maka anda harus di test,
Tuhan memberikan kebebasan tapi dia juga memberikan ujian kepada kita, Ujinanya adalah :  apakah kita sungguh sungguh mengasihi Dia?. Karena Dia mau Dia mendapatkan manusia yg benar benar mau memiliki hubungan dengan Dia. (begitu juga di saat kita menikah tentu kita tidak  mau bukan menikah dengan orang yang tidak mencintai.)

Larangan itu berbicara tentang seberapa besar kita percaya kepada Tuhan, kebebasan diberikan tapi Tuhan memberikan Larangan untuk menguji dan menantang kita dan melihat apakah kita benar benar percaya bahwa Tuhan mengasihi kita.

Banyak orang berpikir semua manusia jatuh didalam dosa di karenakan hawa, tapi saya berpikir adam yg pertama terlebih dahulu yg mau mengambil buah itu, krn pertama kali Tuhan mengatakannya kepada adam bukan kepada hawa,

Tapi masalahnya adam tdk bs mentransfer perkataan itu  kepada hawa., saya percaya kenapa adam tdk memberitaukan dengan pasti kepada hawa, krn adam mau hawa melakukannya terlebih dahulu, jd dia coba melihat apa kah hawa akan mati kalau dia yg memakan buah itu. Dengan kata lain ketika, hawa digoda oleh iblis, adam ada di samping hawa, seharusnya Dia sebagai pemimpin melihat dia seharusnya menolak atau mengusir  ular itu tapi dia membiarkannya. .

Dan akhirnya mereka jatuh dan mengetahui diri mereka telanjang, dan di saat hubungan menjadi rusak kita mulai berpura pura. Dan kita mengasihi orang lain sebagai diri yg palsu daripada dirj anda yang sebenarnya.

Tapi disaat Tuhan melihat apa yg mereka lakukan, Tuhan tdk berteriak dengan kita agar berlari, tapi dia berjalan menghampiri kita, dia tdk meningalkan manusia, disaat jatuh manusia mulai bersembunyi.
Pertama tugas pertama untuk menyelamatkan orang yg jatuh, bukan memberikan mereka alkitab, tapi tanyakan dimana mereka berada, kita tdk tau apa yg mereka alami, apa yang mereka hadapi. Dan itu yg dilakukan Tuhan Tuhan menghampiri mereka melalui hubungan, Dimanakah engkau! Jd jangan terburu buru, itulah pemuridan.
Bukan tugas kita untuk menyelamatkan tapi itu tugas rohkudus, tugas kita untuk memuridkan, mengajar mereka dan menolong mereka.

Dan jawab adam kpd Tuhan, karena dia merasa dia tdk aman, banyak diantara kita yg lari dari kebohongan, ada rasa tdk aman, dan akhirnya kita menjadi lelah tanpa kita sadari, kita selalu lebih memikirkan apa yang akan Torang katakan, tentang kita. Tapi kita lupa kalau yg terpenting yg Tuhan mau kita miliki adalah hubungan dengan dia.

Jd pemuridan bukanlha memberikan informasi, tapi hubungan. Bukan berkotbah , tapi tanyakan dulu bagaimana keuanganmu, keluargamu, pekerjaanmu, apa amsalhmu, ada dimana engkau skrg, mari kita berdoa, ayo kita berbicara karena kalau engkau berbixcara kepada kita sama saja mereka berbicara kepada Tuhan.
 
Dan Tuhan harus berbucara kepada hawa karena adam belum siap, begitu juga pemuridan kalau orang ini belum siap, maka jangan berhenti, dan ayah itu mengatakan kpd anak yg hilang itu, kalau kamu sudah siap maka saya akan ada untuk kamu.

(kenapa kita harus hadir di kebaktian ? di CG ? ), Kita berpikir kebaktian minggu dan CG hanya sebuah rutinitas tapi taukah anda bahwa itu berbicara tentang hubungan kita dengan Tuhan dan sesama, Itulha sebabnya kenapa Tuhan mengatakan:
"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu  manusia seperti dirimu sendiri." Lukas 10 :27