20 Juni 2020

Jadilah Hamba Yang Setia

1_Korintus 4:1-5

“Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.” (ayat 2)


Sering orang tidak belajar dari masa lalunya sehingga ketika sukses orang tersebut menjadi lupa akan akan masa lalunya. Demikian juga banyak orang yang melayani Tuhan lupa siapa dirinya yang sesungguhnya sehingga ketika berhasil merasa bahwa itu adalah karena dirinya sendiri. Itulah sebabnya banyak orang memulai dengan baik tetapi mengakhirinya dengan tidak baik. Allah menginginkan agar kita setia sebagai hamba-hamba-Nya. Apakah ciri seorang hamba yang setia itu?

1. Dapat dipercayai

Memang Allah tidak mencari orang yang pintar tetapi orang yang bersedia untuk melakukan perintah-Nya. Tetapi bukan saja orang yang bersedia namun juga yang dapat dipercayai. Tidak sedikit orang akhirnya undur dari Tuhan karena menyalahgunakan kepercayaan Allah dalam hidupnya. Awalnya mungkin tidak tetapi karena kesuksesan yang mendongkrak popularitas sering membuat seorang hamba lupa siapa dirinya. Ingatlah, kesuksesan Anda bukan karena diri Anda tetapi karena Tuhan memakai Anda. Jadi, tempatkan diri Anda sebagai hamba yang dapat dipercayai.

2. Sadar bahwa Allah yang menilai hidup

Tidak ada satupun yang tersembunyi di hadapan Allah. “…Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati…” (ayat 5). Kalau kita sadar bahwa Allah yang menilai pekerjaan atau pelayanan kita, maka sepatutnya kita melakukannya bukan untuk diri sendiri tetapi bagi kemuliaan Allah karena untuk itulah Dia mempercayakan segala sesuatu dalam hidup kita - Roma 11:36.

Jangan tergiur dengan penilaian atau pujian dari manusia yang bisa menyimpangkan langkah kita sehingga mulai jatuh ke dalam kesombongan. Dan sebaliknya jangan pernah putus asa kalaupun penilaian manusia negatif karena Tuhanlah yang memberikan penilaian. Asal segala sesuatu kita lakukan dengan satu tujuan agar Tuhan Dimuliakan maka pasti Tuhan akan yang akan mengangkat dan mempromosikan kita.


Memang Allah tidak mencari orang yang pintar tetapi orang yang bersedia untuk melakukan perintah-Nya dengan tujuan memuliakan namaNya.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Amin

Posting Komentar